Banda Aceh – Bank Aceh resmi melakukan pembaruan aplikasi mobile banking mereka, Action Mobile, dari versi 1.2.7 ke versi 1.3.0. Update ini difokuskan pada peningkatan keamanan serta kenyamanan transaksi bagi nasabah, Rabu (18/03/2026).
Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Ilham Novrizal, mengatakan bahwa versi terbaru menghadirkan penguatan signifikan pada aspek keamanan digital. Pembaruan mencakup peningkatan sistem perlindungan aplikasi, penyempurnaan autentikasi, serta kemampuan mendeteksi aktivitas mencurigakan secara lebih optimal.
Salah satu fitur utama dalam versi 1.3.0 adalah kemampuan mendeteksi aplikasi lain yang dianggap berisiko di perangkat pengguna. Jika teridentifikasi aplikasi yang berpotensi membahayakan, nasabah akan disarankan untuk menghapusnya demi menjaga keamanan saat menggunakan layanan Action Mobile.
Selain aspek keamanan, pembaruan ini juga meningkatkan performa dan stabilitas sistem. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih cepat, aman, dan andal bagi pengguna layanan mobile banking. Versi terbaru juga menghadirkan fleksibilitas dalam sistem login.
Nasabah kini dapat menggunakan password tanpa karakter unik, cukup dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan angka. Selain itu, fitur login biometrik seperti sidik jari dan pemindaian wajah juga telah dioptimalkan untuk kemudahan akses.
Meski sistem telah diperkuat, Bank Aceh tetap mengingatkan nasabah agar selalu berhati-hati dalam bertransaksi digital. Ilham menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi seperti user ID, password, PIN, serta kode OTP.
“Bank Aceh tidak pernah meminta data rahasia nasabah dalam kondisi apa pun,” tegasnya.
Pembaruan ini menjadi bagian dari upaya Bank Aceh dalam meningkatkan keamanan layanan digital di tengah meningkatnya risiko kejahatan siber. Nasabah diimbau untuk segera memperbarui aplikasi ke versi terbaru guna mendapatkan perlindungan maksimal.








