Batam — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, S.E., mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Sumatera Tahun 2026 di Batam, Rabu (12/8/2026).
Muzakir Manaf berhalangan hadir dalam kegiatan yang dirangkai dengan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera tersebut. Wagub Fadhlullah hadir didampingi Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun, S.IP., MPA.
Turut hadir Ketua DPRA Zulfadhli, A.Md., Kasdam IM Brigjen TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H., Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., jajaran Forkopimda Aceh, serta para bupati dan wali kota se-Aceh.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, Rakor Forkopimda Regional Sumatera menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan.
Menurut Tito, Forkopimda melibatkan unsur strategis, mulai pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, intelijen hingga DPRD. Setiap institusi memiliki kewenangan masing-masing sehingga hubungan kerja yang solid dan harmonis diperlukan.
“Intinya, kita minta Forkopimda semakin kompak, semakin solid, karena masing-masing punya power sendiri-sendiri. Kejaksaan punya power, TNI punya power, polisi punya power, intelijen punya power, DPRD juga punya power,” ujar Tito.
Ia menegaskan, hubungan antarlembaga yang tidak harmonis dapat memengaruhi stabilitas politik dan keamanan daerah serta berdampak terhadap kelancaran pembangunan.
“Kalau hubungannya tidak bagus, yang terjadi nanti tidak bagus juga untuk situasi politik, keamanan, dan itu berdampak kepada pembangunan. Jadi kita minta seperti itu,” katanya.
Selain soliditas Forkopimda, Tito menyoroti persoalan bencana di Sumatera yang membutuhkan koordinasi dan penanganan bersama pemerintah.
“Beberapa hal penting juga kita sampaikan, misalnya masalah bencana di Sumatera yang perlu diperbaiki dan ditangani bersama oleh pemerintah,” ujarnya.
Rakor tersebut diharapkan memperkuat konsolidasi antarpimpinan daerah, menjaga stabilitas politik dan keamanan, serta memastikan agenda pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Kehadiran Wagub Fadhlullah sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Aceh memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh unsur Forkopimda dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan persoalan strategis di Sumatera.









