Home / Sosial & Budaya

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:37 WIB

YABANI Dirikan Posko Peduli Anak Usia Dini Pasca Banjir Aceh

Relawan Posko Peduli Banjir Khusus Anak dan PAUD di Banda Aceh. (Foto: Arsip PAUD IP)

Relawan Posko Peduli Banjir Khusus Anak dan PAUD di Banda Aceh. (Foto: Arsip PAUD IP)

Banda Aceh — Upaya membantu korban banjir di Aceh terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satu inisiatif yang mendapat perhatian publik adalah pendirian Posko Peduli Banjir Khusus Anak dan PAUD di PAUD Intan Payong, Peuniti, Banda Aceh, yang fokus pada pemulihan anak usia dini—kelompok yang kerap paling rentan saat bencana.

Ketua Posko, Dhulhadi, mengatakan bahwa posko ini hadir tidak sekadar sebagai tempat penggalangan donasi, tetapi juga sebagai pusat dukungan pemulihan mental, pendidikan, dan ruang aman bagi anak-anak terdampak banjir.

“Kami membantu pemulihan bagi anak-anak terdampak. Mereka kelompok paling rentan dan sering terabaikan dalam situasi darurat,” ujar Dhulhadi.

Baca Juga |  Jubir Nurlis Sebut Mahasiswa Tolak Dialog Soal Pergub JKA

Posko ini menerima berbagai bentuk bantuan seperti buku bacaan, alat permainan edukatif, peralatan belajar, pakaian layak pakai, hingga kebutuhan psikososial lainnya. Menurut Dhulhadi, fokus utama posko adalah memastikan anak-anak tetap memiliki ruang untuk bermain, tumbuh, dan belajar meski berada di tengah kondisi bencana.

“Kami konsen pada pendidikan pasca banjir. Nanti juga ada stimulus pendampingan bagi anak. Sejauh ini, bantuan untuk anak belum masuk kategori darurat, jadi kami mengisinya,” ujarnya.

Baca Juga |  TNI AU Kerahkan Hercules untuk Bansos dan Pemulihan Ekonomi Aceh

Ketua Yayasan Bina Anak Usia Dini (YABANI), Fajran Zain, menjelaskan bahwa posko akan menjalankan dua kategori dukungan: Emergency Responses (tanggap darurat); Mencakup kebutuhan primer anak seperti makanan, pakaian, alat kebersihan, serta perlengkapan dasar belajar. Post-Disaster Rehabilitation (rehabilitasi pascabencana); Berisi program keberlanjutan seperti: pengadaan Alat Permainan Edukatif (APE), perbaikan fasilitas PAUD, penyediaan mobiler, dukungan psikososial, kegiatan healing seperti bercerita dan bermain kelompok, pendampingan berkelanjutan untuk memastikan anak kembali pada ritme belajarnya.

Fajran menegaskan bahwa distribusi bantuan akan diprioritaskan di wilayah yang minim perhatian, seperti Aceh Tamiang, Beutong Ateuh, Aceh Selatan, serta wilayah tengah Aceh.

Baca Juga |  Musrenbang 2026, Wagub Aceh Dorong Transformasi lewat Enam Task Force

“Isu anak sering luput dari pembahasan penanganan banjir. Padahal anak membutuhkan pemenuhan hak dasar, tumbuh kembang, dan pendidikan. Kami hadir agar bantuan untuk anak tidak tertinggal,” tegasnya.

Posko ini akan terus beroperasi selama masa tanggap darurat hingga fase rehabilitasi berikutnya. Kegiatan posko didukung oleh relawan pendidikan, psikolog anak, jaringan komunitas, serta kelompok masyarakat peduli pendidikan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Fadhil Ilyas bank Aceh ziarah makam habib bugak, Bireun.

Bireuen

Dirut Bank Aceh Syariah Ziarahi Makam Habib Bugak
Hari anak nasional

Banda Aceh

PORSI Aceh Gelar Senam Sambut Hari Anak Nasional
Bantuan Sba untuk menjadi di Aceh besar

Aceh Besar

Lima Masjid Dapat Bantuan Sarana Ibadah dari Solusi Bangun Andalas
Fashion Show Bhayangkara

Sosial & Budaya

Puluhan Talenta Muda Meriahkan Fashion Show Bhayangkara Fest 2026
Perkumpulan masyarakat Langsa

Sosial & Budaya

Firmansyah Kembali Pimpin Perkumpulan Masyarakat Langsa
Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026 di Banda Aceh.

Sosial & Budaya

Ustaz Adi Hidayat Meriahkan Pembukaan Bhayangkara Fest 2026
Biddokkes Polda Aceh menggelar donor darah

Sosial & Budaya

Polda Aceh Kumpulkan 92 Kantong Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Zaini Abdullah wafat

Banda Aceh

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia di RSUDZA Banda Aceh