Home / Ekonomi Bisnis / News

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:56 WIB

Aceh Promosikan Investasi di China–ASEAN Conference 2025

Mualem bersama pejabat DPMPTSP, PEMA, dan KADIN Aceh dalam forum investasi internasional. (Foto:Dok/Ist)

Mualem bersama pejabat DPMPTSP, PEMA, dan KADIN Aceh dalam forum investasi internasional. (Foto:Dok/Ist)

Zhengzhou, Tiongkok — Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf memaparkan berbagai peluang investasi strategis di Aceh di hadapan para investor dari Tiongkok dan negara-negara ASEAN dalam ajang China (Henan)-ASEAN Food and Agricultural Cooperation Development Conference 2025, yang digelar di Zhengzhou, Senin (13/10/2025).

Dalam forum bergengsi tersebut, Mualem — sapaan akrab Gubernur Aceh — menegaskan pentingnya kolaborasi konkret antarnegara dalam memperkuat ketahanan pangan dan membangun investasi berkelanjutan.

Salah satu agenda utama dalam konferensi itu adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pembangunan Aceh (PEMA) dan perusahaan teknologi asal Henan, Zhongke Holdings Green Technology Co., Ltd.

Kemitraan tersebut difokuskan pada pembangunan kawasan industri unggas dan telur berteknologi tinggi serta ramah lingkungan di Aceh. Proyek ini menjadi langkah nyata Pemerintah Aceh dalam memperkuat kemandirian pangan daerah, meningkatkan transfer teknologi, serta menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian modern.

Baca Juga |  Tokoh Aceh Dorong Peran Pemuda Pasca-MoU Helsinki

“Konferensi ini bukan hanya tempat berdiskusi, tetapi katalisator untuk bertindak. Hari ini kita bergerak dari dialog menuju kemitraan konkret,” ujar Mualem dalam pidatonya.

Gubernur menyebut kerja sama tersebut sebagai “contoh cemerlang kolaborasi bermanfaat” yang diharapkan dapat memperluas jejaring ekonomi Aceh di tingkat global.

Selain memaparkan potensi agribisnis, Mualem juga memperkenalkan potensi sumber daya alam Aceh yang melimpah — mulai dari emas, tembaga, besi, batu bara, hingga sektor minyak dan gas bumi yang telah menjadi pilar utama ekonomi Aceh.

Baca Juga |  Terungkap, Santri di Bawah Umur Bakar Dayah Babul Maghfirah karena Dendam

Menurutnya, posisi geografis Aceh yang strategis — berada di jalur utama pelayaran internasional dan menjadi pintu gerbang barat Indonesia — merupakan nilai tambah besar bagi para investor asing.

“Kemitraan ini membuka gerbang strategis menuju pasar Indonesia dan ASEAN yang lebih luas bagi para mitra dari Tiongkok,” tegasnya.

Komitmen Pemerintah Aceh untuk Iklim Investasi yang Kondusif

Gubernur Muzakir Manaf menegaskan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan, dengan dukungan penuh regulasi serta kebijakan pemerintah pusat.

“Mari kita terus membangun jembatan kerja sama, inovasi, dan persahabatan ini demi kemajuan bersama,” ujar Mualem menutup sambutannya.

Baca Juga |  Waspada! Modus Penipuan Digital Makin Canggih, 953 Entitas Dihentikan

Dalam kunjungan kerja tersebut, Mualem turut didampingi sejumlah pejabat dan delegasi bisnis utama Aceh, antara lain Rahmadhani dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Teuku Irsyadi selaku Staf Ahli Gubernur Aceh, Mawardi Nur selaku Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), dan Muhammad Iqbal, Ketua KADIN Aceh.

Langkah diplomasi ekonomi ini menjadi momentum penting bagi Aceh dalam memperkuat posisi sebagai pintu gerbang investasi barat Indonesia, sekaligus menegaskan peran Aceh dalam jejaring ekonomi global yang berdaya saing.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Aktivitas pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe

Ekonomi Bisnis

DJBC Dorong Hilirisasi di Tengah Tingginya Impor Energi
Fortress perusahaan penyedia pintu baja modern. Apersi aceh

Banda Aceh

Perkuat Ekosistem Properti, APERSI Aceh Bahas Kerja Sama dengan Fortress
Layanan BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Matangkan Operasional Cabang Arab Saudi untuk Perkuat Ekosistem Haji dan Umrah
Green zakat BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Emas Lewat Green Zakat
Peresmian dermaga sbi ekspor semen

Ekonomi Bisnis

Solusi Bangun Indonesia Perkuat Bisnis Lewat Jalur Ekspor
Layanan Cicil Emas BSI

Ekonomi Bisnis

Investasi Emas Makin Dilirik, Cicil Emas BSI Tembus Rp16,93 Triliun
Deviden BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Nilai per Saham Melonjak 44 Persen
Rival Amiruddin bersama Kapolda Aceh

Banda Aceh

PSI Aceh-Kapolda Bahas Ekonomi Rakyat dan Kemajuan Daerah