Home / Sosial & Budaya

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:47 WIB

BSI Kirim 25 Tangki Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

Penyaluran 25 tangki air bersih BSI untuk warga terdampak banjir di Aceh. (Foto: Arsip BSI)

Penyaluran 25 tangki air bersih BSI untuk warga terdampak banjir di Aceh. (Foto: Arsip BSI)

Banda Aceh — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali memperkuat respons kemanusiaan pascabencana banjir di Aceh dengan mengirimkan 25 unit tangki air bersih ke wilayah terdampak parah, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang dan Kuala Simpang pada Kamis, 18 Desember 2025.

Pengiriman tangki air bersih ini merupakan kelanjutan dari rangkaian bantuan BSI dan BSI Maslahat yang sebelumnya telah menyalurkan lebih dari 105 ton logistik, mendirikan dapur umum, menyediakan akses komunikasi melalui Starlink, mengerahkan relawan kemanusiaan, serta membuka posko kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga |  Bank Aceh Lepas 1.624 Calon haji dengan Peusijuk

Pascabanjir, kebutuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak. Kerusakan infrastruktur air, tercemarnya sumber air, serta terbatasnya distribusi menyebabkan ribuan warga kesulitan mendapatkan air layak untuk kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit berbasis air, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan bahwa seluruh tangki air bersih tersebut ditempatkan di lokasi-lokasi dengan keterbatasan akses air pascabencana.

“Tangki-tangki air ini ditempatkan di titik-titik yang paling membutuhkan, agar masyarakat bisa segera memperoleh akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Anton.

Baca Juga |  Revisi UUPA Aceh Soroti Investasi, Migas, dan Dana Otsus

Anton menambahkan, BSI juga mendapat amanah sebagai koordinator bantuan di Aceh, sehingga perusahaan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bantuan tersalurkan cepat dan tepat sasaran.

Di sisi lain, BSI juga memastikan layanan perbankan di Aceh terus dipulihkan. Hingga 18 Desember 2025, 140 dari 145 kantor cabang BSI di Aceh telah beroperasi normal atau mencapai 97 persen. Selain itu, 715 ATM BSI (78 persen) dan 17.126 Agen BSI Laku Pandai (89 persen) telah kembali dapat diakses oleh masyarakat.

Baca Juga |  Qayla Shabira Yolanda Harumkan Nama Aceh di Indonesia Open Fencing 2025

“Kami terus bekerja keras agar seluruh kanal layanan segera pulih 100 persen, sehingga masyarakat dapat bertransaksi dengan nyaman, terutama untuk kebutuhan uang tunai dan transaksi harian,” kata Anton.

BSI menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat Aceh, tidak hanya dalam masa tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan hingga kondisi kembali normal.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Aceh Tamiang

Bhayangkari Resmikan 82 Sumur Bor di Aceh
Olah TKP

Banda Aceh

Pria Asal Pidie Ditemukan Meninggal di Masjid Peunayong
Serambi Awards 2026.

Banda Aceh

Kak Na Raih Srikandi Pemulihan Aceh
Penebaran benih ikan nila di kolam lapas Banda Aceh

Banda Aceh

Lapas Banda Aceh Ubah Lahan Idle Jadi Kolam Ikan
Bantuan BSI

Aceh Tamiang

BSI Bantu Warga Huntara Lubuk Sidup
Bantuan sosial

Aceh Selatan

Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram
PPA peringati HUT RI

Banda Aceh

Partai Perjuangan Aceh Rayakan HUT RI ke-81 di Banda Aceh
HUT RI di Simeuleu

Simeulue

Polres Simeulue Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut