Home / Aceh Besar / Investigasi

Senin, 17 November 2025 - 00:05 WIB

Skandal Honor Nakes Puskesmas Mesjid Raya Menguat, Foreder Desak Penyelidikan Usut Tuntas

Sekretaris Foreder Aceh, Yulindawati. (Foto:Dok/Ist)

Sekretaris Foreder Aceh, Yulindawati. (Foto:Dok/Ist)

Aceh Besar — Dugaan praktik pemotongan honor tenaga sopir ambulans, perawat, dan dokter di Puskesmas Mesjid Raya kembali mencuat. Forum Relawan Demokrasi (Foreder) menilai ada aliran dana yang tidak transparan dan perlu segera diselidiki aparat penegak hukum.

Kepada tim media, Sekretaris Foreder Aceh, Yulindawati, mengungkapkan sejumlah temuan terkait dugaan pemangkasan honor jaga petugas kesehatan, baik pada periode 2024 maupun 2025. Ia menyebut terdapat selisih dana signifikan dari total penerimaan pasien rujukan dan rawat inap dengan honor yang diterima tenaga kesehatan.

Menurutnya, pada periode September–November 2024, dana yang dihimpun dari 88 pasien tercatat mencapai Rp 40.600.000. Namun, dari jumlah tersebut, sopir ambulans hanya menerima Rp 8.460.000 yang dibagi untuk dua orang, sementara perawat memperoleh Rp 16.960.000 untuk 12 orang.

Baca Juga |  R3P Aceh Diserahkan ke Pusat, Pemulihan Butuh Rp153,3 Triliun

Lalu pada periode Desember 2024–April 2025, jumlah pasien meningkat menjadi 119 orang, dengan total dana seharusnya mencapai Rp 54.740.000. Namun tenaga kesehatan hanya menerima Rp 34.986.000, terdiri atas honor sopir Rp 11.622.000 untuk tiga orang serta Rp 23.324.000 bagi 12 tenaga dokter dan perawat.

Yulindawati mengatakan terdapat sejumlah potongan tidak wajar, seperti biaya pengurus 10 persen dan potongan uang BBM Rp 100.000 per pasien.

Baca Juga |  Sat Resnarkoba Aceh Besar Bongkar Ladang Ganja, Satu Orang Ditangkap

“Kami mengetahui biaya BBM pasien tidak pernah diambil dari honor sopir. Ini janggal dan harus dijelaskan,” ujarnya.

Catatan rincian 1
Lampiran 1. Catatan rincian pengeluaran. (Foto:Dok)

Ia juga menilai terdapat indikasi klaim ganda pada layanan rujukan. Satu pasien dibayar BPJS sebesar Rp 460.000, namun sopir hanya menerima Rp 100.000, perawat Rp 196.000, dan biaya BBM dipotong lagi Rp 100.000. Sisa dana tersebut tidak pernah dipertanggungjawabkan, sementara bon BBM rujukan diduga diklaim lagi melalui dana operasional puskesmas, sehingga berpotensi terjadi pencairan ganda.

Catatan rincian
Lampiran 2. Catatan rincian pengeluaran. (Foto:Dok)

Masalah serupa juga ditemukan pada uang klaim rawat inap, dimana petugas piket diminta mentransfer kembali dana yang sudah masuk ke rekening pribadi ke bendahara, sebelum dibagikan ulang dengan jumlah yang jauh berkurang.

Baca Juga |  Wagub Aceh Hadiri Peluncuran Program Pendidikan Medis Nasional

Yulindawati menilai pola pemotongan yang disebut sudah berlangsung sejak 2022 itu mengindikasikan adanya maladministrasi serius. Ia menyebut praktik tersebut diduga terjadi atas perintah pimpinan puskesmas.

Ia meminta aparat kepolisian turun tangan segera.

“Kami mendesak penegak hukum mengusut tuntas agar tidak ada lagi hak tenaga kesehatan yang dirampas. Ini menyangkut kesejahteraan mereka yang bekerja di garda depan,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Puskesmas Mesjid Raya belum memberikan klarifikasi resmi.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Kasus pemerasan Wisatawan Lamreh

Aceh Besar

Polisi Limpahkan Tersangka Pemerasan Bukit Lamreh
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari

Aceh Besar

Pasokan Semen Aceh Jadi Perhatian, SIG Evaluasi Distribusi Harian
Penyerahan bantuan beasiswa Semen Andalas

Aceh Besar

300 Pelajar Aceh Besar Terima Beasiswa Semen Andalas 2026
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra

Ekonomi Bisnis

Direktur Utama SIG Pastikan Pasokan Semen di Aceh Kembali Normal
Cambuk

Banda Aceh

Dari Hotel Ayani ke Taman Sari: Jejak Kasus Pale, Dari Penangkapan, Penangguhan hingga Vonis Cambuk
Penyerahan lruk uang dari BI

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Ubah Uang Tak Layak Edar Jadi Energi Ramah Lingkungan
Ketua PORTINA Aceh Piet Rusdi

Aceh Besar

Piet Rusdi Nahkodai PORTINA Aceh Masa Bakti 2025–2029
Asisten I Setdakab Gayo Lues mengundurkan diri.

Gayo Lues

Pejabat Gayo Lues Mundur Setelah Anak Viral Pamer Kemewahan