Banda Aceh – Suasana penuh keceriaan menyelimuti Panti Asuhan Aneuk Nanggroe Dinas Sosial Aceh, Kamis (23/7/2026), saat ratusan anak mengikuti Road Show Hari Keempat “Kak Bimo Berkisah” bertema “Aneuk Nanggroe Bahagia, Aceh Sejahtera” dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian road show Kak Bimo di Aceh itu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui dongeng inspiratif. Selain anak-anak penghuni panti, kegiatan juga diikuti murid-murid TK Pertiwi yang tampak antusias mengikuti setiap cerita yang dibawakan.
Program Kak Bimo Berkisah merupakan kolaborasi Yayasan Bina Anak Usia Dini (YABANI), PAUD Intan Payong, dan HCI. Setelah Banda Aceh, kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut ke sejumlah kabupaten dan kota di Aceh sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter anak melalui metode yang kreatif dan menyenangkan.
Kepala Dinas Sosial Aceh mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi, mendampingi, serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak meraih cita-cita.
“Hari Anak Nasional adalah pengingat bahwa anak-anak merupakan perhatian utama bangsa dan pemerintah. Jangan pernah takut bermimpi. Raihlah cita-cita setinggi mungkin, karena kami akan terus berupaya melindungi dan membantu anak-anak agar memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan Pemerintah Aceh terus mendukung akses pendidikan melalui program sekolah gratis mulai jenjang SD, SMP hingga SMA. Ke depan, anak-anak yang memenuhi persyaratan juga akan difasilitasi mengikuti program Sekolah Rakyat.
Suasana semakin hangat ketika Kepala Dinas Sosial Aceh membacakan puisi bertema Hari Anak Nasional yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.
Sepanjang kegiatan, gelak tawa anak-anak terus terdengar saat Kak Bimo menyampaikan berbagai kisah menarik, mulai dari cerita kehidupan hewan hingga kisah kerajaan yang dikemas secara interaktif. Anak-anak juga diajak berdialog dan menjawab pertanyaan sehingga suasana berlangsung hidup dan penuh semangat.
Menurut Kak Bimo, setiap cerita yang disampaikan mengandung pesan moral yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
“Hari ini kami mengangkat nilai kejujuran dan kepemimpinan yang jujur. Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjadi pribadi yang jujur adalah bekal penting untuk menjadi pemimpin yang dipercaya di masa depan,” kata Kak Bimo.
Sementara itu, Direktur PAUD Intan Payong sekaligus Wakil Direktur Yayasan Bina Anak Usia Dini (YABANI), Dhulhadi, mengatakan kegiatan berkisah dirancang untuk menanamkan pendidikan karakter melalui cerita yang mudah dipahami anak.
“Setiap kisah yang kami hadirkan selalu berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Kami ingin anak-anak tumbuh dengan karakter yang baik, santun, peduli kepada sesama, serta meneladani akhlak mulia yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Belajar tidak harus selalu di dalam kelas, tetapi juga bisa melalui cerita yang menyenangkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang yang menghadirkan kebahagiaan, inspirasi, serta motivasi bagi anak-anak Aceh untuk terus belajar, berani bermimpi, dan tumbuh menjadi generasi berkarakter yang siap membangun masa depan daerah.









