Aceh Barat — Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur H. Muzakir Manaf menyalurkan bantuan masa panik bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Barat, Kamis (23/10/2025).
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, kepada Bupati Aceh Barat, H. Tarmizi, SP, MM, di halaman Kantor Bupati setempat.
Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari keberangkatan tiga truk logistik yang dilepas langsung oleh Ibu Gubernur Aceh, Ny. Marlina Muzakir, sehari sebelumnya di Banda Aceh. Bantuan tersebut dikirim ke sejumlah titik terdampak banjir di kawasan pantai barat selatan Aceh sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana.
Bantuan yang disalurkan mencakup logistik makanan, pakaian layak pakai, dan perlengkapan kebutuhan dasar lainnya. Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam memberikan respon cepat dan tanggap terhadap situasi darurat akibat curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Chaidir, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses distribusi berjalan tepat sasaran.
“Kami memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa tanggap darurat. Seluruh proses distribusi dikawal langsung agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan,” ujar Chaidir.
Ia menambahkan, tim Tagana dan petugas sosial telah disiagakan di lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi, menyalurkan logistik, serta melakukan pemantauan kondisi lapangan secara berkala.
“Dinas Sosial Aceh berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap situasi darurat, sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat, H. Tarmizi, mengapresiasi perhatian dan respon cepat dari Pemerintah Aceh.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Aceh Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Aceh dan jajaran Dinas Sosial. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban warga, tapi juga menjadi penyemangat untuk bangkit pasca bencana,” ujarnya.
Pemerintah Aceh juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan banjir susulan di wilayah barat selatan Aceh, seiring meningkatnya curah hujan pada akhir Oktober ini.








