Home / Daerah

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:40 WIB

Jalan Transmigrasi Simeulue Disorot, Warga Minta Tidak Dipolitisasi

Warga Simeulue dukung pembangunan jalan transmigrasi di Desa Latiung Teupah Selatan. (Foto:Dok)

Warga Simeulue dukung pembangunan jalan transmigrasi di Desa Latiung Teupah Selatan. (Foto:Dok)

Sinabang — Masyarakat Desa Latiung, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, meminta agar tidak ada pihak yang menghambat pembangunan jalan transmigrasi yang tengah berjalan di wilayah mereka.

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu dinilai sebagai kebutuhan mendesak sekaligus harapan lama warga setelah lebih dari dua dekade akses jalan belum pernah tersentuh pembangunan memadai.

Tokoh masyarakat setempat, Hardian, menyayangkan munculnya pemberitaan yang menyoroti penggunaan material timbunan dan menyebutnya berasal dari aktivitas galian C ilegal. Menurutnya, informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan dan berpotensi mengganggu kelancaran pembangunan.

Baca Juga |  Wagub Aceh dan Mendagri Cek Kesiapan Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh Tamiang

Ia menegaskan, material timbunan digunakan berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat dan diambil dari lokasi yang memungkinkan, bukan untuk kepentingan komersial. Selain itu, di Simeulue tidak terdapat izin galian C karena wilayah tersebut masuk kawasan garis pantai.

Baca Juga |  Gampong Blang Dalam Mulai Program Pemulihan Pascabencana Bersama YPANBA

“Material timbunan itu bukan galian C dan tidak untuk bisnis. Ini murni demi pembangunan jalan transmigrasi yang sudah lama kami nantikan. Jangan sampai isu yang tidak utuh dipelintir seolah-olah ada pelanggaran hukum, karena itu bisa menghambat pembangunan,” ujar Hardian, Sabtu (3/1/2026).

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat lainnya, Tarmin. Ia menilai keberadaan jalan transmigrasi tersebut sangat vital bagi mobilitas warga dan perekonomian lokal.

Baca Juga |  Baitul Mannan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Pengungsi Banjir Aceh Timur

Karena itu, ia mengajak semua pihak, termasuk unsur masyarakat, pemuda, dan pemangku kepentingan, untuk mengedepankan dialog dan solusi jika terdapat kendala teknis di lapangan, bukan justru memperkeruh suasana.

“Jalan ini adalah harapan kami setelah sekian lama terisolasi. Mari kita dukung pembangunannya agar berjalan lancar demi kemajuan Simeulue,” kata Tarmin.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Polisi Limpahkan Tersangka Pemerasan Bukit Lamreh
Peresmian jembatan perintis

Gayo Lues

Pangdam IM Resmikan Jembatan Perintis Kendawi

Bireuen

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Bireuen

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh

Banda Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Danlanud SIM

Banda Aceh

163 Bintara Muda Lulusan Dikmaba Infanteri Siap Mengabdi
Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari

Aceh Besar

Pasokan Semen Aceh Jadi Perhatian, SIG Evaluasi Distribusi Harian