Home / Banda Aceh / Pertahanan & Keamanan

Selasa, 30 September 2025 - 15:59 WIB

Kapolda Aceh Ajak Mahasiswa USK Jadi Mitra Polri

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah saat menyampaikan kuliah umum di USK. (Foto:Dok/Humas Polda)

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah saat menyampaikan kuliah umum di USK. (Foto:Dok/Humas Polda)

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah tampil sebagai pembicara dalam kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK), Selasa (30/9/2025).

Acara yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood ini dihadiri ratusan mahasiswa lintas fakultas dengan tema “Harmoni Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Penegakan Hukum.”

Dalam paparannya, Kapolda menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dengan literasi, kreativitas, dan semangat kritis, mereka bisa menjadi motor penggerak terciptanya harmoni sosial sekaligus mitra Polri dalam menjaga kamtibmas,” ujar Irjen Marzuki.

Kapolda juga menekankan bahwa penegakan hukum harus berjalan selaras dengan nilai keadilan dan kearifan lokal. Hukum, katanya, bukan semata-mata alat untuk menghukum, tetapi juga instrumen membina, mencegah, dan memberi rasa aman bagi masyarakat.

Baca Juga |  Kodim 0108/Agara Pasang Lantai Jembatan Kuta Ujung

Lebih jauh, ia menyinggung posisi strategis Aceh sebagai pintu gerbang perdagangan dunia, daerah kaya minyak, gas, hasil laut, serta hutan, dengan nilai budaya dan spiritual yang khas. Potensi besar ini, tegasnya, hanya dapat dikelola dengan baik apabila situasi daerah stabil dan aman.

Baca Juga |  Partai Aceh Gelar Pendidikan Politik 2025

“Keamanan adalah modal utama bagi Aceh untuk tumbuh maju dan sejahtera. Jika situasi aman, investasi akan masuk, pariwisata berkembang, lapangan kerja terbuka, dan angka kemiskinan bisa ditekan,” jelasnya.

Menurut Kapolda, harmoni kamtibmas hanya bisa terwujud jika tiga elemen berjalan seimbang: aturan hukum yang jelas, penegak hukum berintegritas, serta kesadaran masyarakat dalam menaati hukum.

“Cita-cita kepolisian adalah membangun masyarakat madani: adil, makmur, beradab, menjunjung tinggi hukum serta nilai moral. Konsep ini sejalan dengan identitas Aceh yang religius, berbudaya, dan demokratis,” tegas Marzuki.

Baca Juga |  Cegah Hoaks, IWO Lampung Timur Ajak Pelajar Bijak di Medsos

Selain paparan, kuliah umum juga menghadirkan sesi dialog. Mahasiswa aktif bertanya seputar isu hukum dan keamanan digital. Di akhir kegiatan, Kapolda mengajak generasi muda menjaga persatuan serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan masalah.

“Harmoni kamtibmas hanya bisa terwujud apabila kita saling percaya, saling menghargai, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” pungkasnya.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Peresmian jembatan perintis

Gayo Lues

Pangdam IM Resmikan Jembatan Perintis Kendawi

Bireuen

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Bireuen

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh

Banda Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Danlanud SIM

Banda Aceh

163 Bintara Muda Lulusan Dikmaba Infanteri Siap Mengabdi
Silahturahmi ikagara dan Kapolda Aceh

Banda Aceh

IKAGARA Banda Aceh Bertemu Irjen Pol Ruddi Setiawan

Aceh Tenggara

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan di Lawe Ger Ger
Konferensi pers Polda aceh

Banda Aceh

Pemasok Cartridge Etomidate di Bireuen Jadi DPO, Polisi Buru RK