Home / Banda Aceh / Sosial & Budaya

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:53 WIB

Kapolda Aceh Berbaur dengan Warga di Tradisi Kuah Beulangong

Kapolda Aceh berbaur dengan masyarakat dalam kegiatan memasak kuah beulangong. (Foto: Dok/Ist).

Kapolda Aceh berbaur dengan masyarakat dalam kegiatan memasak kuah beulangong. (Foto: Dok/Ist).

Banda Aceh – Menjelang pelaksanaan tradisi Khanduri Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah terlihat berbaur langsung dengan masyarakat di area memasak kuah beulangong, hidangan khas dalam tradisi khanduri yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (6/3/2026) menjelang waktu berbuka puasa di lingkungan Masjid Raya Baiturrahman. Kehadiran Kapolda Aceh di tengah masyarakat menarik perhatian warga yang sedang mempersiapkan hidangan untuk acara khanduri.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto menjelaskan, Kapolda Aceh hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sebelum kegiatan Khanduri Ramadhan dimulai. Ia bahkan ikut melihat proses memasak kuah beulangong bersama warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga |  Mualem Perpanjang Status Darurat Bencana Aceh hingga 29 Januari 2026

Menurut Joko, kehadiran Kapolda Aceh di tengah masyarakat merupakan bentuk kedekatan Polri dengan warga sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kapolda Aceh berbaur dengan masyarakat di area memasak kuah beulangong sebagai wujud kebersamaan dan kedekatan dengan masyarakat yang merupakan stakeholder Polri dalam menjaga kamtibmas,” ujar Joko dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Tradisi Khanduri Ramadhan sendiri merupakan salah satu kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin digelar masyarakat Aceh selama bulan suci. Kegiatan ini biasanya melibatkan gotong royong warga untuk memasak hidangan dalam jumlah besar yang kemudian disantap bersama saat berbuka puasa.

Baca Juga |  PLN Apresiasi Dukungan Polda Aceh Jaga Proyek Strategis Nasional

Kuah beulangong menjadi menu utama dalam tradisi tersebut. Masakan khas Aceh ini dimasak menggunakan kuali besar dengan berbagai bahan rempah dan daging, yang dimasak secara bersama-sama oleh masyarakat.

Joko berharap kehadiran Kapolda Aceh dalam kegiatan tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Ia menilai kebersamaan dalam kegiatan sosial dan keagamaan menjadi salah satu cara memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin solid, kompak, serta saling mendukung dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan,” katanya.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Hadiri Mubes MAA, Dorong Sinergi Adat

Usai pelaksanaan Khanduri Ramadhan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Baiturrahman.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, unsur Forkopimda Aceh, tokoh agama, para pejabat dari berbagai instansi, serta masyarakat yang memadati kawasan masjid bersejarah tersebut.

Momentum ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang memperkuat nilai kebersamaan, keagamaan, serta sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat di Aceh.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Marnia Kenalkan Kosmetik Lokal di Wisuda UUI
Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Marniati

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

Banda Aceh

Pemprov Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tutup Usia