Home / Aceh Besar / Pertahanan & Keamanan

Rabu, 9 September 2026 - 15:48 WIB

PJU Polda Aceh Latihan Menembak di Puslat Brimob

PJU Polda Aceh mengasah kemampuan menembak menggunakan senjata api bahu jarak 50 meter di Puslat Brimob Lamreh Aceh Besar. (Foto:Dok/Polda Aceh)

PJU Polda Aceh mengasah kemampuan menembak menggunakan senjata api bahu jarak 50 meter di Puslat Brimob Lamreh Aceh Besar. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Aceh Besar – Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh mengikuti latihan pemeliharaan dan peningkatan kemampuan menembak di Pusat Latihan (Puslat) Brimob Polda Aceh, Lamreh, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/9/2026).

Latihan tersebut dipimpin langsung Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dan didampingi instruktur menembak dari Satuan Brimob Polda Aceh. Kegiatan turut diikuti Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo serta sejumlah PJU Polda Aceh.

Kabidhumas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, latihan menembak merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

Baca Juga |  Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Kos di Kopelma Darussalam

Menurut Joko, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan ketepatan menembak, tetapi juga membentuk kedisiplinan, konsentrasi, ketenangan, kesiapsiagaan, serta pemahaman terhadap prosedur keselamatan dalam penggunaan senjata api.

“Latihan ini tidak hanya mengejar ketepatan sasaran, tetapi juga menanamkan disiplin, keselamatan, kepatuhan terhadap prosedur, serta tanggung jawab dalam penggunaan senjata api,” ujar Joko.

Dalam latihan, peserta mengasah kemampuan menembak menggunakan senjata api bahu pada jarak 50 meter. Sejumlah senjata yang digunakan antara lain AK-101, Steyr AUG, dan SIG Sauer Patrol.

Peserta juga melaksanakan latihan menembak menggunakan senjata sniper pada jarak 200 meter dengan Sniper Steel Core dan SIG Sauer 716.

Baca Juga |  Satgas Ops Damai Cartenz Intensifkan Patroli di Sinak

Joko menjelaskan, kemampuan menembak merupakan salah satu keterampilan yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan melalui latihan rutin dan terukur. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan personel memiliki kesiapan serta kemampuan yang memadai dalam menghadapi berbagai situasi saat menjalankan tugas.

“Dengan latihan yang rutin dan terukur, diharapkan kemampuan personel semakin baik sehingga dalam pelaksanaan tugas di lapangan dapat bertindak secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan,” katanya.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan kedisiplinan jajaran Polda Aceh.

Baca Juga |  Polri dan Warga Bangun Jembatan Gantung di Gayo Lues

Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keamanan serta berpedoman pada prosedur yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kemampuan personel diharapkan tetap terjaga sekaligus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara profesional dan bertanggung jawab.

Latihan pemeliharaan kemampuan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Aceh memastikan personel, khususnya jajaran pimpinan, tetap memiliki kesiapan dalam menjalankan tugas sesuai standar profesionalisme kepolisian.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Dikmata Infanteri Gelombang II

Aceh Besar

633 Prajurit Tamtama Resmi Dilantik di Rindam IM

Pertahanan & Keamanan

Polri Siapkan 5.582 Personel Hadapi Bencana dan Konflik Sosial

Aceh Singkil

Jembatan Gantung Serasah Aceh Singkil Capai Progres 41,5 Persen
Cegah kebakaran hutan

Aceh Besar

Polres Aceh Besar Perkuat Cegah Karhutla
Penanganan abu vulkanik gunung anak Krakatau

Pertahanan & Keamanan

Polri Kerahkan Water Cannon Tangani Abu Erupsi Krakatau
Peserta workshop flower Aceh

Aceh Besar

Perempuan dan Anak Muda Didorong Jadi Penggerak Dunia Kerja Inklusif

Pertahanan & Keamanan

Kodim Agara dan Warga Perkuat Jembatan Gantung Kumbang Jaya

Banda Aceh

Polisi Ungkap Penggelapan Mobil Rental di Banda Aceh