Banda Aceh — Polda Aceh membangun 206 sumur bor di 18 kabupaten/kota terdampak banjir dan longsor di Aceh. Realisasi ini melampaui target awal 161 unit dan menjadi bagian dari percepatan pemulihan kebutuhan dasar warga, terutama akses air bersih pascabencana.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyatakan program tersebut merupakan prioritas langsung Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, Selasa 6 Januari 2026.
Menurutnya, air bersih adalah kebutuhan paling mendesak yang harus segera dipenuhi agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.
Dari total pembangunan, Aceh Tamiang menjadi wilayah terbanyak dengan 177 unit sumur bor yang sudah dimanfaatkan masyarakat.
Pembangunan juga dilakukan di Bireuen, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Pidie, Bener Meriah, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, serta Kota Lhokseumawe, Subulussalam, dan Langsa.
Polda Aceh memastikan unit yang masih proses segera rampung dan berfungsi optimal.








