Home / TNI/POLRI

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Polda Aceh Tegaskan Komitmen Wujudkan 94 Kampung Bebas Narkoba

Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah saat deklarasi Kampung Bebas Narkoba di Aceh Besar. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah saat deklarasi Kampung Bebas Narkoba di Aceh Besar. (Foto:Dok/Polda Aceh)

Banda Aceh — Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Narkoba terus memperkuat komitmen dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di seluruh wilayah Aceh. Langkah nyata dilakukan dengan membentuk 94 Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) di setiap kabupaten/kota. Program ini menjadi basis edukasi, deteksi dini, dan pencegahan di tingkat gampong dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menegaskan hal itu saat Deklarasi dan Komitmen Bersama Penanggulangan Narkoba di Desa Rima Jeuneu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga |  Kapolda Aceh: Dedikasi Irjen Achmad Kartiko selama Menjabat Patut Diapresiasi

Ia menyebut, kegiatan ini menunjukkan keseriusan semua pihak dalam melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang telah menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.

Menurut Marzuki, posisi Aceh yang strategis menjadikannya rawan terhadap peredaran narkoba. Karena itu, Polri, pemerintah daerah, TNI, BNN, dan masyarakat harus bergerak bersama, tak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memperkuat pencegahan, pemberdayaan, dan rehabilitasi.

“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga menghancurkan moral dan ekonomi keluarga. Maka harus ada komitmen bersama untuk menanggulanginya,” tegas jenderal bintang dua asal Tangse, Pidie, itu.

Baca Juga |  Aksi Pascabencana Aceh Tamiang, Taruna Akpol Terima Apresiasi Kapolda

Salah satu capaian penting Polda Aceh adalah terpilihnya Gampong Rima Jeuneu sebagai KBDN terbaik di Aceh. Desa ini juga menjadi pilot project implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN 2020–2025.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas adalah kunci membangun ketahanan sosial terhadap ancaman narkoba,” ujarnya.

Polda Aceh juga terus mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, BNN, TNI–Polri, tokoh agama, masyarakat, dan dunia pendidikan untuk memperkuat pencegahan berbasis lingkungan dan keluarga.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Pastikan Kelancaran Program MBG dan SPPG di Seluruh Aceh

Di sisi lain, aparat tetap menegakkan hukum tanpa kompromi terhadap jaringan narkotika. Setiap kasus besar diusut hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk memutus aliran dana hasil kejahatan dan memberi efek jera bagi pelaku.

“Mari kita satukan langkah agar Aceh bersih dari narkoba. Bersama kita wujudkan Aceh yang aman, sejahtera, dan bermartabat. Aceh Bersih, Aceh Meutuah, Aceh Meusyeuhu!” pungkas Kapolda.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Jembatan gantung Putri Betung Gayo Lues

TNI/POLRI

Polri dan Warga Bangun Jembatan Gantung di Gayo Lues
Penghargaan taruna akpol

TNI/POLRI

Aksi Pascabencana Aceh Tamiang, Taruna Akpol Terima Apresiasi Kapolda
Sertijab Danlanud sim

TNI/POLRI

Kolonel Pnb Suryo Anggoro Resmi Jabat Danlanud Sultan Iskandar Muda
Operasi Keselamatan Seulawah 2026.

TNI/POLRI

Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Polda Aceh Tekan Pelanggaran
Satyalancana Polresta Banda Aceh

TNI/POLRI

36 Personel Polresta Banda Aceh Terima Satyalancana Pengabdian Presiden
Kapolda Aceh tiba di Aceh Singkil

TNI/POLRI

Kunjungi Aceh Singkil, Kapolda Aceh Perkuat Penanganan Pascabencana
Bantuan kasur dan DTH Polda aceh

TNI/POLRI

Kapolda Aceh Salurkan 300 Kasur dan DTH untuk Korban Banjir Ketambe
Zikir bersama polres Aceh besar

TNI/POLRI

Banjir dan Longsor Aceh, Polres Aceh Besar Gelar Doa Bersama