Home / Sosial & Budaya / TNI/POLRI

Senin, 22 September 2025 - 11:08 WIB

Satgas Yonif 112/DJ Hadiri Tradisi Bakar Batu di Puncak Jaya

Prajurit Satgas Yonif 112/DJ membantu warga Papua menata batu untuk tradisi bakar batu di Puncak Jaya. (Foto;Dok/Kodam.IM)

Prajurit Satgas Yonif 112/DJ membantu warga Papua menata batu untuk tradisi bakar batu di Puncak Jaya. (Foto;Dok/Kodam.IM)

Papua Tengah – Suasana penuh kehangatan dan persaudaraan tercipta di Kampung Kolianbanak, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, saat warga bersama personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 112/DJ menggelar tradisi adat bakar batu, Senin (22/09/2025).

Tradisi bakar batu kali ini digelar sebagai bagian dari penyelesaian permasalahan adat antar keluarga. Prajurit Satgas Yonif 112/DJ Pos Kp 55 Pruleme, dipimpin Letda Arm Christmas Barus, turut hadir sejak tahap persiapan hingga menikmati hidangan bersama masyarakat.

Baca Juga |  Satgas Yonif 112/DJ Hadirkan Layanan Gratis di Papua Tengah

Dalam prosesi adat, prajurit TNI berbaur tanpa sekat: membantu mengumpulkan kayu, menata batu, hingga menyiapkan umbi-umbian untuk dimasak dengan cara tradisional—ditutup rapat di antara batu panas yang menyimpan bara.

Komandan Pos Kp 55 Pruleme, Letda Arm Christmas Barus, menyebut keterlibatan ini bukan sekadar menghadiri undangan, tetapi bentuk nyata merajut persaudaraan.
“Tugas kami menjaga hati dan hubungan baik dengan saudara-saudara kami di Kampung Kolianbanak. Tradisi bakar batu adalah momen penuh makna untuk kebersamaan. Kehadiran kami menunjukkan bahwa masyarakat menerima kami sebagai bagian dari keluarga mereka,” ungkapnya dengan haru.

Baca Juga |  Yonif 112/DJ Bagikan Makanan Rutin untuk Warga Puncak Jaya

Tradisi bakar batu sendiri merupakan simbol persatuan dan penghormatan dalam adat Papua. Bagi masyarakat Kampung Kolianbanak, kehadiran Satgas TNI menambah rasa aman sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan.

Tokoh adat setempat, Bapa Lewi Wonda (69), mengaku terharu atas partisipasi Satgas.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang hadir dan membantu acara adat bakar batu. Duduk dan makan bersama dari batu yang sama berarti mereka adalah saudara kami. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga |  Polres Aceh Besar Musnahkan Barang Bukti Narkotika

Kehadiran Satgas dalam acara adat ini membuktikan bahwa tugas TNI tidak hanya menjaga perbatasan dengan senjata, tetapi juga menjaga kedekatan emosional dengan rakyat. Kepercayaan masyarakat menjadi energi baru bagi prajurit untuk melaksanakan tugas dengan hati dan semangat persaudaraan.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Coffee morning Polda aceh

TNI/POLRI

Polda Aceh Gandeng Media Jaga Stabilitas Informasi
Jembatan gantung Putri Betung Gayo Lues

TNI/POLRI

Polri dan Warga Bangun Jembatan Gantung di Gayo Lues
Penghargaan taruna akpol

TNI/POLRI

Aksi Pascabencana Aceh Tamiang, Taruna Akpol Terima Apresiasi Kapolda
Sertijab Danlanud sim

TNI/POLRI

Kolonel Pnb Suryo Anggoro Resmi Jabat Danlanud Sultan Iskandar Muda
Donor darah BSI aceh

Sosial & Budaya

BSI Aceh Peringati Milad ke-5 dengan Aksi Donor Darah Serentak
Operasi Keselamatan Seulawah 2026.

TNI/POLRI

Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Polda Aceh Tekan Pelanggaran
Program Hibah Grassroots Jepang di Indonesia

News

Hibah Grassroots Jepang Dibuka, Peluang LSM dan Yayasan di Aceh–Sumatra
Road Show Yabani Berkisah di MTsS Al Qudus, Beutong

Daerah

Road Show YABANI Berkisah Ditutup di Nagan Raya, Pulihkan Semangat Anak Korban Banjir