Home / Ekonomi Bisnis

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Solusi Bangun Indonesia Perkuat Bisnis Lewat Jalur Ekspor

Jajaran manajemen SIG, Solusi Bangun Indonesia, Taiheiyo Cement Corporation, dan Hutama Karya meresmikan operasional fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur. (Foto:Dok/SBI)

Jajaran manajemen SIG, Solusi Bangun Indonesia, Taiheiyo Cement Corporation, dan Hutama Karya meresmikan operasional fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur. (Foto:Dok/SBI)

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) resmi mengoperasikan fasilitas produksi dan dermaga ekspor semen di Tuban, Jawa Timur, sebagai langkah memperkuat daya saing ekspor nasional sekaligus memperluas penetrasi pasar internasional, khususnya Amerika Serikat.

Fasilitas terintegrasi yang diresmikan pada Juni 2026 tersebut memiliki kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun dan dikembangkan melalui kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. Setelah berhasil melakukan ekspor perdana ke Amerika Serikat pada akhir Mei 2026, perusahaan menargetkan volume ekspor mencapai 450 ribu metrik ton (MT) pada tahun pertama operasional.

Baca Juga |  Pertemuan Diplomatik, Wagub Aceh Dorong Investasi Syariah dengan UEA

Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan pengoperasian fasilitas ekspor Tuban menjadi bagian dari strategi perusahaan menghadapi tantangan kelebihan kapasitas industri semen dalam negeri.

“Fasilitas ekspor Tuban merupakan langkah strategis Perusahaan untuk meningkatkan utilitas, memperluas pasar, dan mendorong pertumbuhan melalui ekspor. Didukung fasilitas terintegrasi serta sinergi dengan SIG dan Taiheiyo Cement Corporation, Solusi Bangun Indonesia siap menghadirkan pasokan semen tipe khusus yang berkualitas dan andal bagi pelanggan di pasar internasional,” ujar Rizki.

Baca Juga |  BPR dan BPRS Catat Kinerja Positif, OJK Fokuskan Penguatan hingga 2027

Vice President and Representative Director Taiheiyo Cement Corporation, Shinji Fukami, menyebut kerja sama tersebut tidak hanya membuka akses pasar ekspor yang lebih luas, tetapi juga mendukung peningkatan utilisasi industri serta menghasilkan devisa bagi Indonesia.

Produk yang diekspor merupakan semen standar ASTM C-150 Tipe II/V yang tahan sulfat dan sesuai dengan karakteristik tanah di wilayah Pantai Barat Amerika Serikat.

Fasilitas ekspor Tuban dilengkapi terminal berkapasitas hingga 50.000 DWT, tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam yang memungkinkan pengiriman semen langsung dari pabrik ke kapal secara efisien. Sistem pemuatan tertutup juga diterapkan untuk mengurangi emisi debu serta meningkatkan keselamatan kerja.

Baca Juga |  RUPS Bank Aceh: Gubernur Tekan Digitalisasi dan Tata Kelola

Melalui investasi ini, Solusi Bangun Indonesia memperkuat posisinya dalam rantai pasok bahan bangunan global sekaligus mendukung peningkatan daya saing industri semen nasional melalui ekspor berkelanjutan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Layanan Cicil Emas BSI

Ekonomi Bisnis

Investasi Emas Makin Dilirik, Cicil Emas BSI Tembus Rp16,93 Triliun
Deviden BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Nilai per Saham Melonjak 44 Persen
Data ekspor kopi Aceh.

Ekonomi Bisnis

Ekspor Kopi Aceh Menurun, Devisa Capai Rp440 Miliar
OJK dorong digitalisasi layanan perbankan rakyat

Ekonomi Bisnis

BPR dan BPRS Catat Kinerja Positif, OJK Fokuskan Penguatan hingga 2027
BSI berqurban

Ekonomi Bisnis

BSI Aceh Perluas Manfaat Kurban, 282 Hewan Disalurkan ke Berbagai Daerah
Anggoro Eko Cahyo

Ekonomi Bisnis

BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia
Dedy Indra Setiawan

Ekonomi Bisnis

Dedy Indra Setiawan Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Umum APERSI 2026-2031
Kerja sama digitalisasi

Ekonomi Bisnis

Bank Aceh dan PosSaku Perkuat Digitalisasi UMKM Aceh