Home / Peristiwa / TNI/POLRI

Senin, 15 September 2025 - 22:54 WIB

Tiga Senjata Api dan 72 Amunisi Diserahkan Warga ke Kodam

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, menerima penyerahan tiga pucuk senjata api dan 72 butir amunisi dari masyarakat secara sukarela. (Foto: Dok/Kodam.IM)

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, menerima penyerahan tiga pucuk senjata api dan 72 butir amunisi dari masyarakat secara sukarela. (Foto: Dok/Kodam.IM)

Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menerima penyerahan tiga pucuk senjata api dari masyarakat dalam sebuah acara di ruang kerjanya, Senin (15/09/2025). Dalam kesempatan tersebut, Pangdam didampingi oleh Kasdam IM, Asintel Kasdam IM, serta Asops Kasdam IM.

Penyerahan senjata ini berlangsung bertepatan dengan kegiatan paparan Kabekangdam IM mengenai Program Pembinaan Anak Didik Bekangdam IM Tahun Anggaran 2025. Orang tua dari salah satu anak didik hadir langsung dan dengan penuh kesadaran menyerahkan senjata api beserta amunisi kepada Pangdam IM.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Terima Audiensi Kepala BI, Bahas Pengamanan Ekonomi

Adapun senjata yang diserahkan terdiri dari:

  • Satu pucuk senjata jenis Jat AK-45,
  • Satu pucuk senjata jenis SS1 V1,
  • Satu pucuk senjata jenis pistol revolver,
  • Serta 72 butir munisi aktif.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada masyarakat yang dengan sukarela menyerahkan senjata api. Menurutnya, langkah tersebut adalah wujud nyata kepedulian terhadap keamanan wilayah Aceh sekaligus cerminan kepercayaan masyarakat kepada TNI.

“Kami sangat menghargai langkah baik dan kesadaran masyarakat dalam menyerahkan senjata api secara sukarela. Tindakan ini sangat membantu menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kodam Iskandar Muda,” tegas Pangdam.

Baca Juga |  Kapolda Aceh dan Gubernur Mualem Silaturahmi di Banda Aceh

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari pendekatan persuasif dan pembinaan teritorial yang konsisten dilakukan oleh jajaran TNI AD di Aceh. Pangdam menilai bahwa komunikasi humanis mampu menumbuhkan kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat.

Lebih lanjut, Pangdam IM mengingatkan bahwa kepemilikan senjata api ilegal berpotensi menimbulkan risiko besar jika jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia mengimbau masyarakat Aceh yang masih menyimpan atau menemukan senjata peninggalan konflik agar segera menyerahkannya kepada aparat TNI maupun Polri.

Baca Juga |  36 Personel Polresta Banda Aceh Terima Satyalancana Pengabdian Presiden

“Penyerahan senjata ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap perdamaian, tetapi juga langkah nyata menjaga keamanan lingkungan dan mencegah penyalahgunaan senjata,” jelas Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.

Di akhir kegiatan, Pangdam menekankan kepada seluruh jajarannya untuk terus menggencarkan komunikasi sosial dan pembinaan teritorial dengan pola pendekatan yang humanis. Hal ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan Aceh yang aman dan damai.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Bantuan Kapolda Aceh atas penemuan bayi.

Peristiwa

Penemuan Bayi di Mesjid Aceh Jaya Kapolda Aceh Beri Bantuan
Kapolda Aceh

TNI/POLRI

Operasi Ketupat 2026, Kapolda Aceh Cek Pos Terpadu di Sabang
Kak Na dan sopir truk

Peristiwa

Nostalgia Kak Na, Diselamatkan Sopir Tangki Saat Banjir
Kapolda Aceh

TNI/POLRI

Kapolda Aceh Tinjau Pospam Ulee Lheue, Pastikan Arus Balik Lancar
Kapolda Aceh

TNI/POLRI

Pembersihan Jalan di Aceh Tamiang Jelang Idulfitri 1447 H Kapolda Aceh Turun Langsung
Operasi Ketupat Seulawah 2026

TNI/POLRI

Kapolda Aceh Sidak Pos Lebaran 2026 di Lambaro dan Bandara SIM
Operasi Ketupat

TNI/POLRI

Kapolda Aceh Tinjau Pos Ops Ketupat di Muara Batu, Imbau Pemudik Gunakan Call Center 110
jembatan Bailey

Peristiwa

Jembatan Bailey Polri di Aceh Utara Bergeser Akibat Luapan Sungai