Aceh Besar — Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Iskandar Muda menerima kunjungan Tim Satgas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) TNI AU di Gedung Serba Guna (GSG) Mako Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kamis (6/11/2025).
Kegiatan tersebut diawali dengan pemeriksaan urine terhadap seluruh personel Lanud Sultan Iskandar Muda bersama Kompi Senapan C Yonko 469 Kopasgat, sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika di lingkungan satuan.
Dalam sambutannya, Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Nav Sudaryanto, S.M., menegaskan bahwa masalah narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, namun juga ancaman serius bagi ketahanan bangsa, termasuk di tubuh TNI Angkatan Udara.
“Penyalahgunaan narkoba dapat merusak moral, disiplin, dan profesionalisme prajurit, bahkan bisa mengancam kelangsungan tugas pokok TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara NKRI,” tegas Danlanud SIM.
Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi P4GN memiliki arti penting sebagai langkah preventif dalam menumbuhkan kesadaran seluruh prajurit akan bahaya narkoba.
“Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan dinas maupun keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Puspomau selaku Dansatgas P4GN TNI AU, Marsda TNI Daan Sulfi, S.Sos., M.Si., M.Han., melalui Kolonel Pom Eri Yulianto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Satgas P4GN TNI AU dibentuk untuk mendukung Program Rencana Aksi Nasional P4GN yang dicanangkan pemerintah.
Program P4GN tahun 2025 di Lanud SIM dilaksanakan melalui sosialisasi dan pemeriksaan urine guna memberikan pemahaman mendalam tentang narkotika dari aspek hukum, kesehatan, hingga pembinaan mental.
“Terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba sama saja dengan membuka jalan menuju kehancuran hidup dan masa depan,” tegas Kolonel Pom Eri Yulianto.
Berdasarkan data Direktorat Pembinaan Penyidikan Puspomau, sejak tahun 2020 hingga Oktober 2025, tidak ditemukan kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lanud Sultan Iskandar Muda.
“Kami berharap data ini menjadi bukti nyata bahwa Lanud SIM bersih dari narkoba,” tambahnya.
Kegiatan turut dihadiri Koordinator Bidang P2M BNNP Aceh, Dedi Andria, SKM., M.Kes., yang juga memberikan materi sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada seluruh personel.
Kunjungan ini menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung upaya nasional pemberantasan narkotika serta memperkuat integritas prajurit dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan udara Indonesia.








