Home / Aceh Tenggara / Pertahanan & Keamanan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:54 WIB

TNI dan Warga Pasang Lantai Jembatan Gantung di Aceh Tenggara

Pemasangan papan lantai Jembatan Gantung Perintis Aceh Tenggara. (Foto:Dok/Kodim 0108)

Pemasangan papan lantai Jembatan Gantung Perintis Aceh Tenggara. (Foto:Dok/Kodim 0108)

Aceh Tenggara – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, memasuki tahapan penting dengan dimulainya pemasangan lantai jembatan, Senin (6/7/2026).

Tahap ini dikerjakan secara gotong royong oleh personel Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara, teknisi lapangan, dan masyarakat setempat.

Sejak pagi, personel TNI bersama warga menyiapkan material dan peralatan sebelum memasang papan lantai jembatan secara bertahap. Setiap papan dipasang dengan memperhatikan ketepatan ukuran, kekuatan konstruksi, serta keamanan agar jembatan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga |  Polda Aceh Dorong Ekonomi Alternatif di Kawasan Rawan Narkotika

Pemasangan lantai menjadi salah satu tahapan krusial dalam pembangunan jembatan karena nantinya akan menjadi jalur utama yang dilalui warga. Oleh sebab itu, setiap sambungan, rangka, dan struktur penyangga diperiksa secara teliti guna memastikan kualitas konstruksi sesuai standar.

Semangat gotong royong terlihat mewarnai seluruh proses pembangunan. Kolaborasi antara Babinsa, teknisi lapangan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor utama yang mempercepat pekerjaan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Batuud Posramil Lawe Sumur, Pelda Dodi Harnizar, mengatakan keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga |  Pesawat C-130J Super Hercules berlanjut Bawa Misi Kemanusiaan untuk Gaza, Take Off dari Lanud Sultan Iskandar Muda

“Kami bersama personel Kodim, teknisi lapangan, dan masyarakat memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan aman, lancar, dan sesuai standar. Pemasangan lantai jembatan ini harus dilakukan dengan teliti agar hasilnya kuat dan layak digunakan masyarakat,” ujar Dodi.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Gantung Perintis akan mempermudah akses transportasi warga Desa Teger Miko yang selama ini kerap terhambat, terutama saat musim hujan ketika debit sungai meningkat.

Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah menuju lahan pertanian dan perkebunan, mengangkut hasil panen, serta mengakses fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pusat-pusat perekonomian. Infrastruktur ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Terima Penghargaan Inisiator UMKM Kreatif 2025

Sementara itu, warga Desa Teger Miko mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang sejak awal aktif mendampingi pembangunan.

Mereka berharap proyek Jembatan Gantung Perintis segera rampung sehingga dapat menjadi akses penghubung yang aman, memperlancar mobilitas warga, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi peningkatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wakapolda Aceh Buka Rakernis, Tekankan Akuntabilitas Logistik

Aceh Tenggara

Babinsa dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan di Agara

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tak Temukan Unsur Pidana dalam Kematian Taruna Poltekpel
Muzakarah Internasional

Banda Aceh

Dirintelkam Polda Aceh Hadiri Pembukaan Muzakarah Internasional
Pengamanan Muzakarah Ulama Internasional 2026

Banda Aceh

1.820 Personel Gabungan Amankan Muzakarah Internasional Ulama di Aceh
Rapat koordinasi pengamanan Muzakarah Ulama Internasional

Banda Aceh

TNI-Polri Matangkan Pengamanan Muzakarah Ulama Internasional di Banda Aceh

Banda Aceh

Wakapolda Aceh Buka Seleksi PAG 2026

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Amankan Terduga Penggelapan Motor