Home / Aceh Utara / Forum Publik

Rabu, 29 April 2026 - 22:44 WIB

Aktif Sejak Sekolah, Vathia Najwa Mantapkan Langkah di Ajang Inong Aceh

Vathia Najwa mengenakan busana adat Aceh dalam ajang Agam Inong Aceh Utara. (Foto:Dok/Ist)

Vathia Najwa mengenakan busana adat Aceh dalam ajang Agam Inong Aceh Utara. (Foto:Dok/Ist)

Aceh Utara — Semangat generasi muda dalam melestarikan budaya daerah terus tumbuh, salah satunya ditunjukkan oleh Vathia Najwa, perempuan kelahiran Lhokseumawe, 5 April 2006. Di usianya yang masih muda, Vathia telah menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan diri sekaligus berkontribusi terhadap promosi budaya Aceh, khususnya di Aceh Utara.

Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, Vathia tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana bersama ibu dan dua adiknya. Kondisi tersebut tidak menjadi penghalang, justru membentuk karakter tangguh dan mandiri dalam dirinya.

Perjalanan pendidikannya terbilang dinamis. Ia mengawali pendidikan di TK Kartika Jaya Sigli, kemudian melanjutkan ke SDN Godean, Yogyakarta. Pendidikan menengah pertama ditempuh di MTs Yaspi Pakis, Magelang, Jawa Tengah, sebelum akhirnya kembali ke Aceh dan menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Simpang Kramat, Aceh Utara.

Baca Juga |  PERMAMPU Minta Puskesmas Perkuat Layanan HKSR Lansia

Saat ini, Vathia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Almuslim dengan mengambil Program Studi Hubungan Internasional. Pilihan jurusan ini mencerminkan visinya yang luas—tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga membuka peluang untuk membawa budaya lokal ke panggung internasional.

Sejak duduk di bangku sekolah, Vathia dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Ia terlibat dalam kegiatan OSIS dan saat SMA aktif di Forum Anak Aceh Utara, menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu kepemudaan dan sosial.

Baca Juga |  Misteri Spanduk “200 T Bohong, Rakyat Melarat” di Banda Aceh

Di tingkat perguruan tinggi, Vathia terus mengasah bakat dan minatnya melalui Sanggar Tari Merah Delima Universitas Almuslim. Hingga kini, ia aktif sebagai bagian dari sanggar tersebut, menjadikan seni tari sebagai medium ekspresi sekaligus sarana pelestarian budaya.

Motivasinya mengikuti ajang Agam Inong Aceh Utara tidak sekadar kompetisi, melainkan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas diri. Ia ingin tampil sebagai representasi generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berperan aktif dalam memperkenalkan kekayaan budaya Aceh kepada masyarakat luas.

Baca Juga |  Flower Aceh Buka Ruang Diskusi Kepemimpinan Perempuan dan Dunia Kerja Inklusif

“Saya ingin menjadi versi terbaik dari diri saya, sekaligus ikut mempromosikan potensi budaya yang ada di Aceh Utara,” ujar Vathia.

Dengan latar belakang pengalaman organisasi, pendidikan lintas daerah, serta keterlibatan aktif di dunia seni, Vathia Najwa menjadi salah satu sosok muda yang mencerminkan semangat kolaborasi antara tradisi dan modernitas.

Langkahnya menuju ajang Agam Inong Aceh Utara menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya sekaligus mendorongnya ke tingkat yang lebih luas.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Aceh Utara

Dek Fadh Sampaikan Belasungkawa ke Keluarga Ketua Komisi I DPRA

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Indonesia Fest 2026

Banda Aceh

Kapolda Aceh Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha

Aceh Besar

Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-43 Semen Andalas di Lhoknga
Forum Konsultasi Publik bea cukai

Banda Aceh

Bea Cukai Aceh Serap Masukan Publik untuk Perbaikan Layanan

Aceh Utara

Wagub Aceh Serahkan Bantuan Rp6,78 Miliar ke Aceh Utara

Banda Aceh

Ruddi Setiawan Ungkap Langkah Polri Pulihkan Aceh Pascabencana
Workshop Pekerjaan Layak (Decent Work) bagi Perempuan dan Orang Muda yang Adil dan Inklusif

Banda Aceh

Dunia Kerja Inklusif, Flower Aceh Dorong Penguatan Hak Pekerja