Banda Aceh — Kebakaran hebat melanda kompleks asrama putra Dayah Babul Maghfirah di Desa Lam Alue Cut, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (31/10/2025) dini hari.
Api dilaporkan berkobar sekitar pukul 03.49 WIB, menghanguskan satu unit bangunan permanen sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Pemilik dayah, Tgk. H. Masrul Aidi (55), berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Berdasarkan laporan awal dari Edi Sukma yang menghubungi Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) 010), api diketahui menyebar cepat ke bagian bangunan utama sebelum tim pemadam tiba di lokasi.
Sebanyak enam unit armada pemadam dan 20 personel dikerahkan dari tiga pos — Pos Induk (3 unit), Pos Kuta Baro (2 unit), dan Pos Kajhu (1 unit). Proses pemadaman berlangsung selama hampir dua jam dan api berhasil dijinakkan sekitar pukul 05.40 WIB.
“Api berhasil dipadamkan tanpa kendala berarti. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar salah satu petugas damkar yang berada di lokasi, Jumat pagi.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bangunan asrama putra. Saat ini, tim gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran serta perkiraan total kerugian.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi pengelola lembaga pendidikan berbasis asrama, terutama dayah dan pesantren, untuk meningkatkan sistem keselamatan dan kesiapsiagaan bencana, seperti instalasi listrik yang aman dan ketersediaan alat pemadam ringan (APAR) di setiap bangunan.








