Aceh Besar – Memasuki hari ketiga “Road Show Kak Bimo Bercerita”, ratusan anak mengikuti kegiatan mendongeng yang berlangsung di MIN 27 Lambaro, Aceh Besar, Rabu (22/7/2026).
Suasana penuh keceriaan mewarnai kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat dengan pesan moral dan nilai-nilai keislaman.
Pada kesempatan tersebut, Kak Bimo mengangkat kisah tentang anak-anak Palestina yang tetap sabar, tabah, dan teguh memegang keimanan meski harus hidup di tengah situasi perang.
Melalui cerita yang dikemas dengan bahasa sederhana, gerakan ekspresif, dan sesekali diselingi humor, Kak Bimo mengajak para siswa meneladani sikap sabar yang juga dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Anak-anak tampak larut dalam cerita. Mereka antusias menjawab pertanyaan, mengikuti arahan Kak Bimo, dan beberapa kali tertawa lepas ketika cerita disampaikan dengan gaya yang lucu dan menghibur.

Usai berkegiatan di MIN 27 Lambaro, Kak Bimo melanjutkan road show ke TK Bhayangkara Lamteumen, Banda Aceh. Di hadapan anak-anak usia dini, ia menyampaikan materi yang berbeda, yakni tentang cara mengenali dan menghadapi berbagai potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Melalui pendekatan yang menyenangkan, Kak Bimo mengajarkan pentingnya menjaga keselamatan diri, berani mengatakan hal yang benar, serta menanamkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun keluarga. Materi tersebut disampaikan melalui cerita, permainan, dan interaksi yang membuat anak-anak mudah memahami pesan yang diberikan.
Kak Bimo berharap seluruh cerita yang dibawakan selama road show dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih sabar, bertanggung jawab, dan taat kepada Allah SWT dalam situasi apa pun.
“Semoga adik-adik bisa mengambil hikmah dari setiap cerita yang disampaikan, menjadi anak yang sabar, berakhlak baik, bertanggung jawab, dan selalu berbuat kebaikan di mana pun berada,” harap Kak Bimo.
Sementara itu, Dhulhadi, Direktur PAUD Intan Payong sekaligus Wakil Direktur Yabani menilai kegiatan Kak Bimo Bercerita sangat efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak karena disampaikan dengan metode yang menyenangkan.
“Anak-anak tidak mudah bosan karena cerita dibawakan dengan gerakan, ekspresi, dan humor yang membuat mereka aktif mengikuti setiap sesi. Cara seperti ini membuat pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong anak-anak untuk lebih percaya diri dalam bercerita dan menyampaikan pesan-pesan positif kepada teman maupun adik-adik mereka.
Dhulhadi juga mengajak para orang tua untuk membiasakan budaya membaca dan bercerita di rumah dengan menyediakan buku-buku cerita Islami, kemudian meluangkan waktu membacakan cerita kepada anak-anak, terutama menjelang tidur atau saat berkumpul bersama keluarga.
Pada kegiatan di MIN 27 Lambaro, para siswa juga menunjukkan kepedulian sosial dengan mengumpulkan donasi yang selanjutnya akan disalurkan melalui DT Peduli Aceh. Aksi sederhana tersebut menjadi bagian dari pembelajaran tentang pentingnya berbagi dan menumbuhkan rasa empati kepada sesama sejak usia dini.
Road show Kak Bimo Bercerita dijadwalkan terus berlanjut ke sejumlah sekolah dan lokasi lainnya di Aceh hingga akhir Juli 2026, membawa misi menghadirkan edukasi yang menyenangkan sekaligus menanamkan karakter positif kepada anak-anak melalui kekuatan cerita.









