Home / News

Senin, 20 Oktober 2025 - 11:24 WIB

Kafilah Aceh Raih Empat Gelar di STQH Nasional 2025

Kafilah Aceh di STQH Nasional 2025 Kendari. (Foto:Dok)

Kafilah Aceh di STQH Nasional 2025 Kendari. (Foto:Dok)

Kendari — Kafilah Aceh menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadist (STQH) Nasional ke-28 Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Meskipun belum masuk dalam jajaran 10 besar, Aceh berhasil membawa empat gelar juara harapan, tiga di antaranya dari cabang Tahfiz Al-Qur’an.

Ajang bergengsi yang ditutup pada Sabtu malam, 18 Oktober 2025, ini menjadi momentum penting bagi Aceh. Daerah berjuluk Serambi Mekkah itu kembali menunjukkan konsistensinya dalam pembinaan generasi Qur’ani di tingkat nasional.

Ketua Rombongan Kafilah Aceh sekaligus Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Zahrol Fajri, S.Ag., M.H., menegaskan bahwa hasil yang diraih bukan sebuah kegagalan, melainkan bagian dari proses kompetisi yang sehat.

Baca Juga |  Aksi Damai Ojol Banda Aceh Berjalan Tertib, Polisi Dapat Apresiasi

“Peringkat ke-14 bukanlah keterpurukan. Ada yang menang dan ada yang belum berhasil, itu hal biasa. Yang terpenting, nama Aceh tetap berkibar dan tersiar di seluruh Indonesia,” ujar Zahrol Fajri, Minggu (19/10/2025).

Berikut daftar peraih gelar dari Kafilah Aceh: M. Syaqi Dibran Pratama – Juara Harapan I Golongan Tahfiz 20 Juz Putra, Dhiaus Syahmi – Juara Harapan I Golongan Tahfiz 5 Juz dan Tilawah Putra, Khayalan – Juara Harapan II Golongan Tahfiz 30 Juz Putra

Baca Juga |  Aceh, Bendera, dan Bahaya Aparat Menabrak Kewenangan Hukum

Zahrol mengakui adanya tantangan signifikan dalam aspek persiapan. Dibandingkan dengan provinsi peraih juara umum seperti Kalimantan Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Timur, Kafilah Aceh menghadapi keterbatasan durasi dan anggaran Training Center (TC).

“Kafilah provinsi lain melaksanakan TC dan karantina hingga 11 bulan dengan anggaran miliaran rupiah. Bahkan ada yang memindahkan peserta ke ibu kota provinsi demi fokus latihan,” jelas Zahrol.

Baca Juga |  Flower Aceh dan Lifeguards Aceh Salurkan Bantuan untuk 2.950 KK Korban Banjir

Beberapa provinsi bahkan mengalokasikan dana khusus untuk tryout internasional ke negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Turki, Iran, hingga Arab Saudi. Sementara itu, Aceh hanya melaksanakan TC selama 26 hari dengan dukungan anggaran yang terbatas.

Zahrol berharap ke depan ada perhatian lebih besar dari pemerintah daerah maupun pusat agar Aceh dapat bersaing lebih kompetitif di tingkat nasional dan internasional.

“Kami yakin, dengan dukungan penuh, Aceh mampu kembali bersinar dan meraih hasil terbaik di ajang STQH berikutnya,” pungkasnya.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

News

PANGKAT KAPOLDA METRO HARUSNYA JUGA KOMJEN POL.

News

Polresta Banda Aceh Klarifikasi Kasus Pencurian di Warkop Muda Kopi

News

Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polresta Banda Aceh Diserah Terimakan
Misbah

News

Aliansi Mahasiswa Aceh Kritik Klaim Pemulihan Banjir 100 Persen
Kondisi tenda pengungsian

News

Koalisi Sipil Kritik Klaim Prabowo soal Pemulihan Bencana Aceh
Kecelakaan lalulintas

News

Jelang Lebaran Kecelakaan Renggut Lima Nyawa, Ini Kata Kasat Lantas Polresta Banda Aceh
Bantuan kemanusiaan korban banjir

News

Flower Aceh dan Lifeguards Aceh Salurkan Bantuan untuk 2.950 KK Korban Banjir
Suharyanto

News

BNPB Pastikan Korban Bencana Gayo Lues Keluar dari Tenda Sebelum Lebaran