Home / Banda Aceh / Pendidikan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:43 WIB

Kak Na Tinjau MPLS Ramah di Sejumlah PAUD Aceh

Kak Na mengunjungi PAUD Al-Azhar Cairo Banda Aceh. (Foto:Dok/Bunda PAUD Aceh)

Kak Na mengunjungi PAUD Al-Azhar Cairo Banda Aceh. (Foto:Dok/Bunda PAUD Aceh)

Banda Aceh – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh, Marlina Muzakir atau yang akrab disapa Kak Na, menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga menjadi momentum penting menumbuhkan kecintaan anak terhadap dunia pendidikan sejak usia dini.

Hal tersebut disampaikan Kak Na usai meninjau pelaksanaan MPLS Ramah di sejumlah satuan pendidikan di Banda Aceh bersama Wakil Bunda PAUD Aceh, Mukarramah Fadhlullah, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, pelaksanaan MPLS harus mampu menghadirkan pengalaman pertama yang menyenangkan sehingga anak merasa aman, nyaman, dan bersemangat datang ke sekolah setiap hari.

Baca Juga |  Lapas Banda Aceh dan APH Gelar Razia Gabungan

“MPLS tidak hanya tentang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi sarana penting untuk memantik semangat anak-anak agar gemar ke sekolah, bersosialisasi, bermain dengan teman-teman baru, serta mengenal berbagai hal baru yang tidak mereka dapatkan di lingkungan rumah,” ujar Kak Na.

Ia juga mengingatkan para guru PAUD agar melakukan asesmen awal perkembangan anak secara tepat dan menyenangkan sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran selama satu tahun ajaran.

“Harus dipastikan anak-anak merasa senang berada di PAUD dengan metode yang tepat. Setelah itu baru kita memasukkan program pendidikan karakter yang menyenangkan. Salah satunya dengan mengajarkan lagu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” katanya.

Baca Juga |  M Nasir Lantik Administrator dan Pengawas, Fokus Percepatan Program

Kak Na menjelaskan, pengenalan nilai-nilai karakter melalui lagu dinilai lebih efektif karena mudah dipahami dan diingat anak. Melalui pembiasaan setiap hari, tujuh kebiasaan positif diharapkan menjadi bagian dari kehidupan mereka, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cukup dan tepat waktu.

Dalam rangkaian kunjungannya, Kak Na memantau pelaksanaan MPLS Ramah di SD Teuku Nyak Arief Fatih Bilingual School, PAUD Al-Azhar Cairo, TK Negeri 9 Kota Banda Aceh, serta PAUD Permata Hati binaan TP PKK Aceh.

Ia mengapresiasi sekolah-sekolah yang menerapkan metode pembelajaran berbasis permainan edukatif sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus memudahkan guru melakukan asesmen perkembangan anak.

Baca Juga |  Road Show Yabani Berkisah Hari Keempat di Takengon Tanamkan Nilai Syukur Anak

Di PAUD Permata Hati, Kak Na juga menghadiri kelas orang tua bersama para wali murid untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, serta berbagai program pembelajaran sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, Pemerintah Aceh berharap pengalaman pertama anak di sekolah menjadi momen yang menyenangkan, membangun rasa percaya diri, serta menanamkan karakter positif sebagai fondasi pendidikan sejak usia dini.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Marnia Kenalkan Kosmetik Lokal di Wisuda UUI
Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Marniati

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

Banda Aceh

Pemprov Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tutup Usia