Home / Banda Aceh / Investigasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Mobil Rusak di Tengah Kericuhan Peringatan 21 Tahun Damai Aceh

Satu unit kendaraan rusak di lokasi aksi peringatan Damai Aceh 2026. (Foto:Dok/LamanNews)

Satu unit kendaraan rusak di lokasi aksi peringatan Damai Aceh 2026. (Foto:Dok/LamanNews)

Banda Aceh – Sebuah mobil Mitsubishi terlihat mengalami kerusakan pada bagian kaca depan dalam kericuhan yang terjadi saat rangkaian peringatan 21 tahun Damai Aceh di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026).

Dokumentasi visual yang diperoleh LamanNews memperlihatkan kaca depan kendaraan pecah dan retak berat di sejumlah bagian. Pada kaca juga terlihat lubang dan pola pecahan yang menunjukkan kendaraan terkena benturan.

Kerusakan tidak hanya terlihat pada kaca. Sejumlah bagian bodi kendaraan juga tampak mengalami dampak benturan, sementara pelat nomor bagian depan terlihat dalam kondisi tidak terpasang sebagaimana mestinya.

Baca Juga |  Aliansi Mahasiswa Aceh Kritik Klaim Pemulihan Banjir 100 Persen

Mobil tersebut berada di badan jalan yang dipenuhi pecahan material, batu, potongan kayu dan berbagai benda lainnya. Kondisi tersebut menggambarkan tingkat eskalasi yang terjadi di lokasi ketika aksi peringatan 21 tahun perdamaian Aceh berubah menjadi kericuhan.

Di sekitar kendaraan tampak personel aparat keamanan dan warga. Sebuah kendaraan pemadam kebakaran juga terlihat berada tidak jauh dari lokasi mobil yang rusak.

LamanNews belum dapat memastikan secara independen penyebab pasti kerusakan kendaraan tersebut maupun pihak yang menyebabkan kerusakan.

Baca Juga |  Solidaritas Pekerja Semen Andalas untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

Dokumentasi foto hanya menunjukkan kondisi kendaraan setelah mengalami kerusakan dan situasi lingkungan di sekitar lokasi.

Kericuhan sebelumnya dilaporkan terjadi setelah muncul pengibaran bendera bulan bintang dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Damai Aceh. Situasi kemudian memanas dan terjadi aksi saling berhadapan antara massa dan aparat keamanan.

Polisi dilaporkan menggunakan gas air mata setelah situasi semakin tidak terkendali. Material berupa batu dan benda lainnya kemudian terlihat berserakan di badan jalan.

Kerusakan kendaraan menjadi salah satu gambaran nyata bahwa peringatan 21 tahun perdamaian Aceh pada 15 Agustus 2026 tidak sepenuhnya berlangsung damai di Banda Aceh.

Baca Juga |  Kapolda Aceh dan MAA Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Peristiwa tersebut menyisakan pertanyaan penting mengenai bagaimana eskalasi terjadi, siapa yang pertama melakukan tindakan kekerasan, serta apakah penggunaan kekuatan oleh aparat telah dilakukan secara proporsional terhadap situasi di lapangan.

LamanNews terus menelusuri kronologi kejadian berdasarkan dokumentasi visual, keterangan saksi dan informasi resmi dari pihak terkait.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Ricuh peringatan 21 tahun aksi damai aceh

Banda Aceh

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Ricuh

Banda Aceh

Kapolda dan Kasdam IM Pimpin Apel Karhutla dan HDA
HUT IWO ke 14

Banda Aceh

Delegasi IWO Aceh Hadiri Rakernas dan HUT ke-14 di Bengkulu
Aksi Koalisi Sipil bencana aceh-sumatera

Banda Aceh

Pemulihan Bencana Aceh-Sumatra Dinilai Tak Jelas, Koalisi Sipil Desak Pemerintah
Bangkai gajah mati di areal perkebunan PT MPLI Aceh Tamiang.

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh
Aksi solidaritas Perempuan Aceh

Banda Aceh

Solidaritas Perempuan Aceh Gelar Aksi, Soroti PLTB Lampuuk dan Suara Perempuan yang Terpinggirkan

Banda Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Danlanud SIM

Banda Aceh

163 Bintara Muda Lulusan Dikmaba Infanteri Siap Mengabdi