Home / Daerah

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:07 WIB

KPA Kuta Pase Desak Penyelesaian Kewenangan Aceh di Milad Ke-49

Upacara Milad Atjeh Mardeka ke-49 di Lhokseumawe (Foto: KPA Kuta Pase)

Upacara Milad Atjeh Mardeka ke-49 di Lhokseumawe (Foto: KPA Kuta Pase)

Lhokseumawe – Peringatan Milad Atjeh Mardeka ke-49 berlangsung khidmat di Lapangan Voli Gampong Meunasah Manyang, Kemukiman Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis (4/12/2025).

Prosesi yang dimulai pukul 07.30 WIB ini menjadi ruang refleksi sejarah, simbol harapan, sekaligus tuntutan penyelesaian persoalan Aceh yang belum tuntas.

Upacara dibuka oleh protokol dan dipimpin Inspektur Upacara Pang Yasir, Sekretaris Partai Aceh sekaligus Ketua DPRK Lhokseumawe 2014–2019. Ia hadir mewakili Panglima Ableh yang masih terjebak banjir di wilayah lain.

Baca Juga |  Gubernur Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir di Aceh Barat

Prosesi diawali laporan keumeundan upacara, kemudian lantunan ayat suci Al-Qur’an dan Shalawat Badar oleh Tgk. Ikhsan. Momen sakral terjadi saat Riyanti Asgadi, aneuk syuhada dan eks anggota DPRK Aceh Utara, menyerahkan pusaka Alam Bintang Buleun kepada inspektur upacara. Riyanti merupakan putri almarhum Meuntroe Asgadi yang gugur di Gunoeng Halimon.

Pusaka kemudian diserahkan kepada tiga penggerek bendera dari unsur pejuang berseragam militer, diiringi lantunan azan merdu oleh Ketua DPRK sekaligus Ketua Partai Aceh Kota Lhokseumawe, Faisal Haji Isa.

Baca Juga |  Skandal Honor Nakes Puskesmas Mesjid Raya Menguat, Foreder Desak Penyelidikan Usut Tuntas

Wakil Wali Kota Lhokseumawe sekaligus Waki Panglima Wilajah Kuta Pase, Saini POM, membacakan Makloemat Wali Nanggroe. Setelah itu, tokoh Wilayah Kuta Pase, Pon Pang, memberikan arahan serta pesan kepada hadirin.

Pemberian santunan anak yatim. (Dok)

Menjelang penutupan, bendera Alam Bintang Buleun diturunkan dan kembali diserahkan kepada Inspektur Upacara, diiringi lantunan iqamah oleh Faisal Haji Isa. Doa penutup dipimpin Tgk. Hasbullah, Tuha Peut Wilajah Kuta Pase.

Upacara dinyatakan selesai pada pukul 09.30 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan anak yatim dan berakhir tepat pukul 10.04 WIB.

Baca Juga |  Jalan Transmigrasi Simeulue Disorot, Warga Minta Tidak Dipolitisasi

“Jangan jadikan momentum Milad ini hanya sebagai harapan semata. Kita sudah terlalu lama berharap tanpa penyelesaian. Yang penting kini adalah aksi nyata, pembuktian, keseriusan para pihak, dan ketegasan pemerintah pusat dalam penyelesaian kewenangan Aceh,” tegas Halim Abe, Juru Bicara KPA Kuta Pase.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Kapolda dan Kasdam IM Pimpin Apel Karhutla dan HDA
HUT IWO ke 14

Banda Aceh

Delegasi IWO Aceh Hadiri Rakernas dan HUT ke-14 di Bengkulu
Aksi Koalisi Sipil bencana aceh-sumatera

Banda Aceh

Pemulihan Bencana Aceh-Sumatra Dinilai Tak Jelas, Koalisi Sipil Desak Pemerintah
Kasus pemerasan Wisatawan Lamreh

Aceh Besar

Polisi Limpahkan Tersangka Pemerasan Bukit Lamreh
Peresmian jembatan perintis

Gayo Lues

Pangdam IM Resmikan Jembatan Perintis Kendawi
Peresmian jembatan merah putih

Bireuen

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Bireuen
Bangkai gajah mati di areal perkebunan PT MPLI Aceh Tamiang.

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh
Aksi solidaritas Perempuan Aceh

Banda Aceh

Solidaritas Perempuan Aceh Gelar Aksi, Soroti PLTB Lampuuk dan Suara Perempuan yang Terpinggirkan