Home / Banda Aceh / Pertahanan & Keamanan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 11:05 WIB

Lapas Kelas IIA Banda Aceh Gelar Razia Tengah Malam, Ini Barang yang Ditemukan

Petugas Lapas Banda Aceh dan Polsek Ingin Jaya saat melakukan penggeledahan blok hunian. (Foto:Dok/Ist)

Petugas Lapas Banda Aceh dan Polsek Ingin Jaya saat melakukan penggeledahan blok hunian. (Foto:Dok/Ist)

Banda Aceh — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh kembali melaksanakan penggeledahan blok hunian secara intensif pada Sabtu (11/10/2025) dini hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Nomor: 757.PK.08.05 Tahun 2025 tentang Pengawasan Internal Pelaksanaan Penggeledahan Blok Hunian serta Gangguan Keamanan dan Ketertiban.

Penggeledahan kali ini dilakukan secara gabungan bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Ingin Jaya, yang turut dihadiri langsung oleh Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Fazilullah, S.H., M.H. Langkah tersebut merupakan upaya nyata Lapas Banda Aceh dalam memberantas peredaran Halinar (Handphone, pungutan liar, dan narkoba), serta mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Baca Juga |  BSI Dukung MTQ Aceh 2025 Lewat Mushalla Mobile dan Galeri UMKM

Penggeledahan Humanis dan Profesional

Sebelum kegiatan dimulai pada pukul 00.00 WIB, Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Edi Cahyono, memberikan arahan kepada seluruh jajaran petugas. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas penggeledahan dengan pendekatan humanis, santun, namun tetap profesional.

“Saya harap penggeledahan badan dilakukan secara humanis dan santun, namun sesuai dengan prosedur. Sementara penggeledahan kamar harus dilakukan menyeluruh, perhatikan setiap sudut prasarana,” tegas Edi Cahyono.

Empat Tim Diterjunkan, Sasar 52 Kamar Hunian

Kegiatan penggeledahan dilakukan dengan melibatkan unsur Pejabat Manajerial, Staf, CPNS, serta personel Polsek Ingin Jaya. Seluruh petugas dibagi dalam empat tim dengan target 52 kamar hunian. Setiap tahap penggeledahan dilakukan secara sistematis:

  • Membuka pintu kamar oleh petugas,
  • Melakukan penggeledahan badan terhadap warga binaan secara humanis,
  • Dilanjutkan dengan pemeriksaan kamar hunian, disaksikan langsung oleh dansel (ketua kamar).
Baca Juga |  FOREDER Aceh Desak Aparat Hukum Tindak Tegas Pelaku Penistaan Agama

Setelah selesai, warga binaan dikembalikan ke kamar masing-masing secara tertib. Petugas kemudian menghitung ulang jumlah penghuni untuk memastikan situasi aman dan terkendali.

1 Handphone dan Puluhan Barang Disita

Berdasarkan hasil penggeledahan dini hari itu, petugas tidak menemukan narkotika, namun menyita sejumlah barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Barang-barang tersebut langsung diamankan dan didata dengan disaksikan oleh pihak Polsek Ingin Jaya.

Baca Juga |  80 Pembalap Meriahkan Kejuaraan MX GTX “Aceh Anti Narkoba” 2025

Barang hasil sitaan meliputi:

  • 1 unit handphone
  • 5 kabel listrik
  • 7 kipas angin
  • 1 kartu permainan
  • 10 botol kaca
  • 1 gelas kaca
  • 2 mangkuk
  • 2 colokan listrik
  • 2 korek api

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Banda Aceh dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenangan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Edi Cahyono menegaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bentuk pelaksanaan nyata dari 13 Program Akselerasi Menteri Hukum dan HAM, khususnya poin pertama yang menitikberatkan pada pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi IKAGARA Banda Aceh

Aceh Tenggara

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan di Lawe Ger Ger

Banda Aceh

Pemasok Cartridge Etomidate Kasus Bireuen Masuk DPO

Aceh Tenggara

Kodim 0108/Agara Pasang Lantai Jembatan Kuta Ujung
Konferensi pers pemerintah Aceh

Banda Aceh

Sekda Aceh Buka Rincian Dana Rp2,5 Triliun Penanganan Bencana
Kabid Humas Polda Aceh

Banda Aceh

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Plt

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah

Banda Aceh

SBI Komit Penuhi Kebutuhan Semen di Aceh