Banda Aceh — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menerima kunjungan mahasiswa Program D3 Manajemen Perusahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK) dalam kegiatan company visit, Kamis (16/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai peran strategis Bea Cukai dalam mengatur dan mengawasi kegiatan kepabeanan, cukai, serta ekspor dan impor di Indonesia.
Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Zein Husen Siregar, Kepala Subbagian Kepegawaian Kanwil Bea Cukai Aceh. Dalam sambutannya, Zein menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan pemahaman generasi muda terhadap kontribusi Bea Cukai dalam mendukung perekonomian nasional dan perdagangan internasional.
Mahasiswa peserta company visit juga mendapat pembekalan dari Muparrih, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Bea Cukai Aceh, yang memaparkan berbagai aspek tugas dan fungsi Bea Cukai, termasuk alur kepabeanan, proses cukai, serta mekanisme ekspor dan impor.
“Kegiatan seperti ini penting untuk memperluas wawasan mahasiswa agar lebih memahami praktik dunia kerja, khususnya dalam konteks perdagangan internasional,” ujar Muparrih.
Sesi materi berjalan interaktif, di mana para mahasiswa aktif bertanya seputar praktik kepabeanan, kebijakan pengawasan barang impor, hingga peluang ekspor bagi pelaku UMKM.
Ketua Program Studi Manajemen Perusahaan USK, Ade Irma Suryani, menyampaikan apresiasi kepada pihak Bea Cukai Aceh atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan.
“Kami berterima kasih kepada Bea Cukai Aceh yang telah membuka pintu bagi mahasiswa kami untuk memahami peran lembaga ini secara langsung. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam menyiapkan diri menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang manajemen dan bisnis internasional,” ujarnya.
Kolaborasi Dunia Akademik dan Instansi Pemerintah
Kegiatan company visit ini mencerminkan sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah dalam membangun kompetensi generasi muda di bidang ekonomi dan perdagangan. Melalui kegiatan seperti ini, Bea Cukai Aceh berkomitmen untuk terus mendorong edukasi publik tentang kepabeanan dan cukai, sekaligus mendukung terciptanya SDM unggul yang memahami sistem perdagangan global.








