Home / Ekonomi Bisnis

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:36 WIB

Awal 2026 Kinerja BSI Solid dan Dukung Program Pemerintah

Layanan Kantor Bank Syariah Indonesia. (Foto: Arsip BSI).

Layanan Kantor Bank Syariah Indonesia. (Foto: Arsip BSI).

Jakarta – Kinerja PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Syariah Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan positif pada awal 2026. Hingga Februari 2026, perseroan mencatat pembiayaan sebesar Rp323 triliun atau tumbuh 14,32 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Pertumbuhan tersebut didorong oleh penguatan segmen konsumer, khususnya bisnis emas, serta ekspansi pembiayaan ritel termasuk UMKM yang mencapai Rp52,43 triliun atau naik 6,10 persen (YoY).

Selain itu, laba bersih BSI tercatat sebesar Rp1,36 triliun atau tumbuh sekitar 17 persen (YoY). Kinerja ini diperkuat oleh peningkatan pendapatan berbasis komisi (fee based income) yang mencapai Rp1,47 triliun atau naik 30 persen (YoY).

Baca Juga |  Nasabah Bullion BSI Melonjak 700 Persen

Kontributor utama pertumbuhan fee based income berasal dari layanan bisnis emas yang melonjak hingga 136,55 persen menjadi Rp463 miliar. Kinerja ini sejalan dengan strategi BSI dalam mengembangkan layanan bullion bank sebagai diferensiasi bisnis.

Baca Juga |  BSI-PNM Garap 300 Ribu Nasabah Ultramikro di Aceh

Dari sisi digitalisasi, jumlah pengguna superapps BYOND by BSI mencapai 6,3 juta dengan total transaksi sebesar 125,4 juta hingga Februari 2026. Hal ini menunjukkan percepatan transformasi digital yang turut mendorong kinerja perseroan.

Pada aspek intermediasi, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 14,76 persen menjadi Rp366 triliun, didorong oleh peningkatan tabungan sebesar 16,06 persen menjadi Rp154 triliun. Rasio pembiayaan terhadap dana pihak ketiga (FDR) tercatat stabil di level 88,20 persen.

Baca Juga |  Perkuat Ekosistem Properti, APERSI Aceh Bahas Kerja Sama dengan Fortress

BSI juga aktif mendukung program pemerintah, termasuk pembiayaan UMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, serta program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan rumah subsidi.

Manajemen BSI menyatakan optimistis tren pertumbuhan positif akan berlanjut sepanjang 2026, didukung penguatan ekosistem syariah, digitalisasi layanan, serta ekspansi bisnis emas sebagai pilar utama pertumbuhan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Ekonomi Bisnis

BSI Raih Anugerah ESG 2026 lewat Program Green Zakat
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari

Aceh Besar

Pasokan Semen Aceh Jadi Perhatian, SIG Evaluasi Distribusi Harian

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah
Gedung ojk

Ekonomi Bisnis

OJK: Industri Keuangan Syariah 2025 Tumbuh Positif
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra

Ekonomi Bisnis

Direktur Utama SIG Pastikan Pasokan Semen di Aceh Kembali Normal
Aceh Product Launch Collaboration Day 2026.

Ekonomi Bisnis

Aceh Product Launch 2026 Perluas Pasar dan Peluang Bisnis UMKM
Penyerahan lruk uang dari BI

Aceh Besar

Solusi Bangun Andalas Ubah Uang Tak Layak Edar Jadi Energi Ramah Lingkungan
Bank Aceh dan Taspen

Banda Aceh

Bank Aceh Dan Taspen Bekali ASN Jelang Pensiun