Home / Banda Aceh / Pendidikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:14 WIB

Market Day PAUD Intan Payong, Belajar Wirausaha Sejak Usia Dini

Suasana Market Day entrepreneur cilik di PAUD Intan Payong. (Foto:Dok/PAUD)

Suasana Market Day entrepreneur cilik di PAUD Intan Payong. (Foto:Dok/PAUD)

Banda Aceh — Suasana halaman PAUD Intan Payong, Banda Aceh, tampak berbeda pada Selasa, 3 Februari 2026. Bukan sekadar kegiatan seremonial, Market Day Entrepreneur PAUD Intan Payong menjadi ruang belajar kontekstual yang memperkenalkan konsep kewirausahaan sejak usia dini melalui praktik langsung.

Mengusung tema “Serunya Jadi Entrepreneur Cilik”, kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Anak-anak tidak hanya bermain peran, tetapi terlibat langsung sebagai penjual dan pembeli, mengenal transaksi sederhana, serta belajar berinteraksi secara sosial dengan pendampingan guru.

Sejak pagi, anak-anak PAUD tampak antusias menata lapak kecil mereka. Berbagai produk hasil kreativitas siswa dipajang, mulai dari makanan ringan buatan sederhana, minuman, aneka aksesoris, hingga karya kerajinan anak.

Baca Juga |  Tokoh Aceh Dorong Peran Pemuda Pasca-MoU Helsinki
Market day intan payung
Anak-anak PAUD Intan Payong mengikuti Market Day di Banda Aceh. (Foto : Arsip Paud Intan Payung)

Proses jual beli dilakukan menggunakan uang mainan hingga uang sungguhan dalam pengawasan pendidik, sebagai sarana pengenalan nilai uang dan tanggung jawab.

Kegiatan ini tidak berdiri sendiri. Sejumlah wahana edukatif turut dihadirkan, salah satunya permainan kincir air, yang dirancang untuk memperkenalkan konsep sebab-akibat dan kerja mekanis secara sederhana. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa Market Day tidak hanya menekankan aspek ekonomi, tetapi juga stimulasi kognitif dan motorik anak.

Direktur PAUD Intan Payong, Dhulhadi, menjelaskan bahwa Market Day merupakan agenda tahunan yang dirancang secara sistematis sebagai bagian dari kurikulum penguatan karakter anak usia dini.

Menurutnya, pembelajaran tidak cukup dilakukan di ruang kelas, tetapi perlu diperluas ke pengalaman nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga |  Perbandingan makan siang gratis China dan Indonesia

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa kemandirian dan keberanian anak sejak dini. Mereka belajar berdagang, berkomunikasi dengan teman-temannya, dan memahami peran sebagai penjual maupun pembeli,” ujar Dhulhadi.

Ia menegaskan bahwa pengenalan konsep kewirausahaan pada anak usia dini tidak dimaksudkan untuk mengejar orientasi bisnis semata, melainkan membangun karakter dasar seperti percaya diri, tanggung jawab, dan kemampuan bersosialisasi.

“Anak-anak juga mulai diperkenalkan pada konsep sederhana seperti usaha dan hasil, keuntungan, serta pentingnya kerja sama. Semua disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah pendampingan guru dan tenaga pendidik PAUD Intan Payong. Pendampingan ini memastikan bahwa setiap aktivitas tetap berada dalam koridor edukatif, aman, dan tidak membebani anak secara psikologis.

Baca Juga |  Polda Aceh Klarifikasi Dugaan Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa 2017

Dari sisi pendidikan, kegiatan seperti Market Day dinilai sejalan dengan pendekatan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pada kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Dalam konteks Aceh, inisiatif ini juga menjadi contoh praktik baik dalam memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini.

Market Day PAUD Intan Payong tidak hanya menjadi ajang bermain dan belajar, tetapi juga menjadi investasi sosial jangka panjang.

Melalui pengalaman sederhana ini, anak-anak diperkenalkan pada nilai kemandirian, kreativitas, dan kepercayaan diri—fondasi penting dalam membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing di masa depan.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Marnia Kenalkan Kosmetik Lokal di Wisuda UUI
Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Marniati

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

Banda Aceh

Pemprov Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tutup Usia