Banda Aceh — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memastikan memberikan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh. Kebijakan ini menjadi bentuk dukungan konkret BSI dalam membantu pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak, khususnya bagi pelaku UMKM, segmen ritel, dan konsumer.
Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan asesmen terhadap nasabah pembiayaan terdampak untuk menentukan skema restrukturisasi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait perlakuan khusus bagi daerah bencana.
Ia menegaskan, BSI akan bersikap proaktif dengan mendatangi langsung nasabah guna memastikan keringanan pembiayaan dapat diberikan secara tepat di tengah kondisi force majeure.
Sebelumnya, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menegaskan bahwa restrukturisasi pembiayaan ditujukan agar nasabah dapat segera bangkit, melanjutkan usaha, serta mendukung pemulihan ekonomi pascabencana.
Program ini dilaksanakan secara selektif dengan mempertimbangkan profil risiko, prospek usaha, dan kemampuan bayar nasabah, serta dijalankan dengan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik








