Home / Nasional

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:18 WIB

Nasir Jamil Apresiasi Kapolda Aceh Tanam 10 Ribu Mangrove

Apresiasi Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, terhadap Program Mangrove Polda Aceh. (Foto:Dok/Ist).

Apresiasi Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, terhadap Program Mangrove Polda Aceh. (Foto:Dok/Ist).

Jakarta — Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mengapresiasi langkah Marzuki Ali Basya selaku Kapolda Aceh yang menginisiasi program penanaman 10 ribu bibit mangrove melalui konsep Green Policing atau Polisi Hijau. Program tersebut dinilai sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat pertahanan ekologis kawasan pesisir sekaligus mendorong kesadaran lingkungan di masyarakat.

Menurut Nasir, pohon mangrove memiliki manfaat penting bagi ekosistem laut dan perlindungan kawasan pantai. Selain menjadi habitat berbagai biota laut, mangrove juga berfungsi meredam gelombang besar, termasuk potensi tsunami.

“Mangrove itu banyak manfaatnya. Selain tempat tinggal ikan dan berbagai jenis binatang laut lainnya, pohon mangrove juga bisa meredam gelombang besar seperti tsunami. Karena itu, penanaman 10 ribu mangrove adalah model mitigasi bencana melalui pendekatan ekologi,” kata Nasir, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga |  OJK Pastikan Stabilitas Keuangan Nasional Terjaga di Oktober 2025

Ia menjelaskan bahwa keberadaan mangrove juga mampu menahan abrasi serta mengurangi dampak gelombang pasang di wilayah pesisir. Legislator asal Aceh tersebut menilai inisiatif yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Aceh tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga memiliki dimensi edukatif bagi masyarakat pesisir, khususnya generasi muda yang belum banyak memahami pentingnya ekosistem mangrove. Nasir menilai upaya ini dapat mendekatkan kembali masyarakat dengan lingkungan tempat mereka tinggal.

Lebih lanjut, ia menyebut mangrove yang tumbuh dengan baik berpotensi memberikan nilai tambah bagi desa, baik dari sisi kualitas udara maupun peluang ekonomi. Kawasan mangrove dapat dikembangkan menjadi wisata edukasi lingkungan yang berpotensi menjadi sumber pendapatan masyarakat pesisir.

Baca Juga |  Pendataan Pascabencana, 60 Mahasiswa STIS Mendarat di Aceh

Nasir juga menegaskan bahwa konsep Green Policing di setiap daerah bisa berbeda, menyesuaikan karakteristik wilayah masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama, yakni melindungi lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas seperti pertambangan maupun penebangan kayu secara ilegal.

Nasir mendorong pemerintah daerah agar turut mendukung program tersebut dengan mengalokasikan anggaran untuk menjaga kelestarian mangrove. Menurutnya, menjaga keseimbangan ekologi kawasan pesisir merupakan keharusan untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Sebelumnya, program penanaman 10 ribu mangrove digelar oleh Kepolisian Daerah Aceh sebagai bentuk komitmen Polisi Hijau dalam mendukung pelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan kawasan pesisir. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Baca Juga |  Paspor Simpatik Imigrasi Aceh, Solusi Warga di Hari Libur

Kapolda Aceh Marzuki Ali Basya menyatakan bahwa kawasan pesisir memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana, pencegahan abrasi, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir.

Ia menambahkan, penanaman mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang karena mampu menjaga keseimbangan ekosistem pantai sekaligus menyerap karbon dan menghasilkan oksigen.

Program Green Policing ini juga akan diperluas dengan melibatkan seluruh Kapolres dan Kapolresta di Aceh untuk melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Kapolri

Nasional

Kapolri Paparkan Strategi Prabowo Redam Konflik Global
Gedung ojk

Nasional

OJK Perkuat Ketahanan Sistem Keuangan Nasional
Info ojk

Nasional

OJK Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Data Pinjol
Kanal YouTube Pandji Pragiwaksono

Hukum & Kriminal

Bareskrim Periksa Admin YouTube Pandji Pragiwaksono
kerja sama BSI dan PNM

Ekonomi Bisnis

BSI-PNM Garap 300 Ribu Nasabah Ultramikro di Aceh
Sulthan Fathani

Nasional

Sulthan Fathani Siswa SMAN 4 Banda Aceh Masuk Top 15 Duta Siswa Indonesia 2026
Murthalamuddin

Nasional

Pemerintah Aceh Tegaskan Dana Bencana 2025 Dikelola Transparan dan Sesuai Regulasi
Rijalul Maula

Nasional

Rijalul Maula Wakili Aceh sebagai Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026