Home / Hukum & Kriminal

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:31 WIB

Bareskrim Periksa Admin YouTube Pandji Pragiwaksono

Kanal YouTube Pandji Pragiwaksono terkait dugaan penghinaan terhadap suku Toraja. (Foto :Dok/ YouTube)

Kanal YouTube Pandji Pragiwaksono terkait dugaan penghinaan terhadap suku Toraja. (Foto :Dok/ YouTube)

Jakarta – Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) memeriksa seorang saksi berinisial SB terkait dugaan penghinaan terhadap suku Toraja dalam video yang diunggah di kanal YouTube milik Pandji Pragiwaksono, Kamis, (19/02/2026).

Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat Toraja yang menilai materi pertunjukan stand up comedy tersebut merendahkan adat dan identitas budaya mereka. Konten yang dipersoalkan diketahui diunggah pada 8 Juni 2021 dan kembali menjadi perhatian publik setelah dilaporkan secara resmi.

Baca Juga |  IWO Tolak Kriminalisasi Jurnalisme di Mimika

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Prakoso, menyatakan pemeriksaan terhadap SB difokuskan pada perannya sebagai admin kanal yang bertanggung jawab atas proses teknis unggahan.

Dalam pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, penyidik melontarkan 33 pertanyaan, mencakup tahapan penyuntingan video, penulisan narasi dan deskripsi, hingga mekanisme penjadwalan publikasi. Berdasarkan keterangan awal, proses editing dan pengunggahan dilakukan atas arahan pemilik kanal.

Baca Juga |  Respons Cepat Siber Polda Aceh Tangani Video Live TikTok Bermuatan Asusila

Secara hukum, perkara ini mengarah pada dugaan pelanggaran ketentuan penghinaan melalui media elektronik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Penyidik tengah mengumpulkan alat bukti tambahan, termasuk analisis konten digital dan pendalaman unsur kesengajaan dalam distribusi materi. Langkah ini penting untuk memastikan apakah konten tersebut memenuhi unsur pidana atau berada dalam ranah kebebasan berekspresi yang dilindungi hukum.

Baca Juga |  Satgas PASTI Hentikan 953 Pinjol dan Investasi Ilegal

Kasus ini kembali memunculkan perdebatan publik mengenai batas antara ekspresi komedi dan potensi pelanggaran terhadap kehormatan kelompok etnis. Bareskrim menegaskan proses penyidikan dilakukan secara profesional dan transparan guna menjamin kepastian hukum bagi semua pihak.

Perkembangan lanjutan akan ditentukan setelah gelar perkara dan evaluasi menyeluruh atas bukti serta keterangan saksi yang telah dihimpun.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Kabid Humas Polda Aceh

Banda Aceh

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Plt
Masyarakat Mukim Nurul A'la di PTPN I Karang Inong KSO.

Aceh Timur

Masyarakat Mukim Nurul A’la Minta Pemerintah Audit HGU PTPN I Karang Inong KSO
Keterangan pers Polda Aceh

Bireuen

Operasi Penangkapan Bandar Narkoba di Bireuen Berujung Duka
Penangkapan residivis pencuri rumah

Banda Aceh

Residivis Bobol Rumah, Tim Rimueng Koetaradja Ringkus Pelaku
Penyeludupan emas batangan

Banda Aceh

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Rp7,2 Miliar di Bandara SIM Aceh
Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

Aceh Besar

Operasi Gabungan Sasar Dugaan Tambang Emas Ilegal di Aceh Besar
Patroli laut Bea Cukai gagalkan penyelundupan narkoba

Hukum & Kriminal

Sinergi Bea Cukai-Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu di Lhokseumawe
Ditjenpas Aceh, Ramdani boy

Banda Aceh

Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Lapas Banda Aceh