Home / Ekonomi Bisnis

Senin, 18 Mei 2026 - 08:34 WIB

OJK Umumkan Pembiayaan UMKM Perbankan Syariah Capai Ratusan Triliun Rupiah

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto:Dok).

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto:Dok).

Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan industri perbankan syariah nasional terus tumbuh solid, resilien, dan berkelanjutan hingga Triwulan I 2026, Senin, (18/05/2026).

Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan pembiayaan, kepercayaan masyarakat, serta penguatan struktur industri perbankan syariah nasional.

Berdasarkan data OJK per Maret 2026, total aset industri perbankan syariah tumbuh 10,49 persen secara tahunan atau mencapai Rp1.061,61 triliun. Sementara pembiayaan tumbuh 9,82 persen menjadi Rp716,40 triliun, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 11,14 persen menjadi Rp811,76 triliun.

Baca Juga |  OJK Ungkap Kondisi Terkini Ekonomi dan Pasar Keuangan Indonesia

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi tonggak penting penguatan industri perbankan syariah nasional.

“Momentum pertumbuhan tersebut menjadi milestone penting dari upaya transformasi dan penguatan industri perbankan syariah nasional,” ujar Dian.

OJK juga mencatat rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) mencapai 87,65 persen, sementara kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio Non Performing Financing (NPF) Gross 2,28 persen dan NPF Net 0,87 persen.

Baca Juga |  OJK Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Data Pinjol

Dalam penguatan struktur industri, OJK menyebut saat ini terdapat tiga bank syariah besar pada kategori KBMI 2 dan 3. Tahun ini juga ditargetkan terbentuk satu Bank Umum Syariah baru hasil proses spin-off.

Selain itu, pengembangan produk syariah terus diperkuat melalui penerbitan sembilan pedoman produk perbankan syariah dan regulasi investasi berbasis syariah. OJK juga mendorong pengembangan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) dan Shariah Restricted Investment Account (SRIA).

Baca Juga |  OJK Pastikan Stabilitas Keuangan Nasional Terjaga di Oktober 2025

Di sektor UMKM, total pembiayaan perbankan syariah mencapai Rp217,86 triliun. OJK menilai sinergi pemerintah daerah, perbankan, dan pemangku kepentingan menjadi faktor penting memperkuat kontribusi perbankan syariah terhadap perekonomian nasional.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Bank Aceh Syariah masuk daftar World’s Best Banks 2026 versi Forbes dan Statista.

Ekonomi Bisnis

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes
media gathering bsi

Ekonomi Bisnis

BSI Aceh Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Syariah
UMKM binaan Persit kck

Ekonomi Bisnis

UMKM Aceh Bersinar di Persit Bisa 2026
Bank Syariah indonesia

Ekonomi Bisnis

Tabungan Haji dan Bisnis Emas Dongkrak Kinerja BSI pada Triwulan I 2026
Penetapan Komisaris BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Tunjuk Cholil Nafis dan Sigit Pramono Jadi Komisaris
Mou Taspen dan Bank Aceh

Ekonomi Bisnis

Bank Aceh–Taspen Perkuat Layanan Pensiun
RUPST BSI 2025

Ekonomi Bisnis

Kinerja 2025 Kuat, BSI Tingkatkan Dividen Jadi Rp32,81 per Saham
UMKM Mutiara Kasab Aceh Barat

Ekonomi Bisnis

UMKM Mutiara Kasab Aceh Barat Siap Tampil di Persit Bisa 2026