Banda Aceh – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, S.A.P., M.M., secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Rindam Iskandar Muda, Senin (26/10/2026).
Penutupan pendidikan tersebut menandai keberhasilan para prajurit siswa menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik serta disumpah menjadi Bintara TNI AD dengan pangkat Sersan Dua (Serda).
Dalam amanatnya, Pangdam IM menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh prajurit yang telah menuntaskan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, semangat, serta pengorbanan selama mengikuti seluruh tahapan pendidikan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan militer tidak hanya membentuk kemampuan dasar keprajuritan, tetapi juga membangun karakter, mental, nasionalisme, dan militansi prajurit yang berlandaskan keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Keberhasilan menyelesaikan pendidikan dasar bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan pengabdian sebagai prajurit TNI AD,” demikian penekanan Pangdam dalam amanatnya.
Pangdam mengingatkan bahwa setiap prajurit harus memiliki kesiapan fisik, mental, dan moral dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Karena itu, para Bintara yang baru dilantik diminta terus belajar, meningkatkan kemampuan, serta menjaga kehormatan diri dan satuan.
Ia juga menyampaikan lima penekanan penting sebagai pedoman dalam menjalankan tugas keprajuritan.
Pertama, memelihara dan meningkatkan disiplin dalam sikap maupun perilaku, baik selama bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, tidak cepat berpuas diri dan senantiasa mempersiapkan fisik serta mental untuk mengikuti pendidikan lanjutan.
Ketiga, berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta menaati hukum, menjunjung tinggi etika, dan menghindari perbuatan tercela yang dapat mencoreng nama baik TNI AD.
Keempat, mengutamakan faktor keamanan personel dan materiil dalam setiap kegiatan maupun pelaksanaan tugas. Kelima, senantiasa berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan sebagai wujud keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pangdam berharap para Bintara yang baru dilantik mampu menerapkan seluruh nilai dan pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan dalam pelaksanaan tugas. Dedikasi, loyalitas, integritas, dan profesionalisme, menurutnya, harus terus dipelihara sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menutup amanatnya, Pangdam IM mengajak seluruh prajurit untuk senantiasa memohon petunjuk dan bimbingan Allah SWT agar mampu menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab.
Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2026 ini menjadi langkah awal bagi para Bintara muda untuk melanjutkan pengabdian sebagai prajurit profesional yang menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dan kehormatan TNI Angkatan Darat.









