Banda Aceh — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memastikan seluruh layanan perbankan di wilayah Aceh yang terdampak bencana telah pulih sepenuhnya. Hingga Selasa, 30 Desember 2025, seluruh kantor cabang BSI di Regional Office (RO) Aceh kembali beroperasi normal untuk melayani kebutuhan transaksi masyarakat.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pemulihan ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk mempercepat stabilisasi ekonomi masyarakat pascabencana.
Total 145 kantor cabang BSI di Aceh kini beroperasi penuh, mencakup Area Banda Aceh sebanyak 50 cabang, Area Lhokseumawe 59 cabang, dan Area Meulaboh 36 cabang.
Selain itu, 84 persen ATM atau 766 unit telah kembali berfungsi, didukung hampir 19 ribu BSI Agen yang aktif melayani hingga ke pelosok daerah.
Selain memulihkan layanan perbankan, BSI juga terus menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program BSI Tanggap Bencana dan BUMN Peduli.
Bantuan dipusatkan di Aceh Tamiang dan wilayah pendukung, meliputi dapur umum, layanan kesehatan, dukungan psikososial, penyediaan air bersih, hingga pembangunan hunian sementara.
”Seperti kita ketahui pesantren menjadi lembaga yang memiliki andil besar mencetak generasi muda berkarakter mulia. Untuk itu, kami berupaya hadir memberikan dukungan kemanusiaan dan sosial sebagai sahabat finansial, sosial dan spiritual,” ujar Anggoro.
Hingga akhir Desember 2025, total bantuan yang disalurkan BSI ke Aceh dan wilayah terdampak lainnya mencapai 125,8 ton sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan masyarakat.








