Banda Aceh – Polda Aceh menyalurkan ribuan paket daging meugang kepada personel Polri dan awak media selama dua hari, 16–17 Februari 2026, sebagai bagian dari tradisi menyambut Ramadan.
Kegiatan yang dipusatkan di Mapolda Aceh ini menjadi sorotan karena melibatkan distribusi dalam jumlah besar, mulai dari proses penyembelihan hingga pengemasan dan pembagian kepada internal kepolisian serta insan pers. Penyerahan hari pertama dipimpin langsung Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., di Hanggar Helikopter Mapolda, Banda Aceh.
Pada hari kedua, pembagian dilanjutkan di depan Lapangan Tenis Trengginas dan Meuligoe Polda Aceh untuk personel dari sejumlah satuan kerja serta ratusan awak media. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus pelestarian tradisi lokal.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proses distribusi diawali dengan penyembelihan sapi di lingkungan Mapolda Aceh sebelum daging dikemas menjadi ribuan paket siap salur.
Secara tradisional, meugang merupakan kearifan lokal masyarakat Aceh yang identik dengan pembelian dan pembagian daging menjelang Ramadan. Dalam konteks institusi, langkah Polda Aceh ini memperlihatkan pendekatan kultural untuk mempererat solidaritas internal dan relasi dengan media.
Polda Aceh menegaskan bahwa pembagian daging meugang bertujuan membantu kebutuhan bahan pangan menjelang Ramadan serta memperkuat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Tradisi ini dinilai memiliki dimensi sosial dan budaya yang kuat di Aceh. Ke depan, pengelolaan kegiatan serupa diharapkan tetap menjunjung prinsip keterbukaan dan efisiensi agar manfaatnya dirasakan luas tanpa menimbulkan persepsi konflik kepentingan, khususnya dalam relasi institusi dengan awak media.








