Home / Ekonomi Bisnis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 17:50 WIB

Polresta Banda Aceh dan Bulog Gelar Pasar Murah Tekan Inflasi

Petugas Polresta Banda Aceh dan Bulog menata paket beras dan minyak goreng di halaman Masjid Baitussalihin. (Foto:Dok/Polresta)

Petugas Polresta Banda Aceh dan Bulog menata paket beras dan minyak goreng di halaman Masjid Baitussalihin. (Foto:Dok/Polresta)

Banda Aceh — Antusiasme warga Ulee Kareng terlihat tinggi saat Polresta Banda Aceh bersama Perum Bulog Kanwil Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Masjid Baitussalihin, Rabu (8/10/2025). Sebanyak 5 ton beras murah yang disediakan ludes hanya dalam waktu beberapa jam setelah kegiatan dimulai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi daerah.

Kasat Binmas Polresta Banda Aceh, Kompol Rizal Fahluvi, mewakili Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga |  Polsek Lueng Bata Raih Juara I Lomba Kebersihan Polsek 2026

“Program GPM dilakukan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh. Tujuannya jelas, menjaga kestabilan harga, mendukung petani lokal, sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan murah,” ujar Kompol Rizal.

Ia menjelaskan, beras yang disalurkan kali ini merupakan beras hasil panen petani lokal yang dikelola langsung oleh Perum Bulog, sebagai bentuk dukungan terhadap pertanian daerah.

Baca Juga |  Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polresta Banda Aceh Diserah Terimakan

“Sekarang beras Bulog sudah bagus, karena kita ambil dari petani kampung. Jadi selain menjaga pasokan, kita juga bantu kesejahteraan petani,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli beras SPHP 5 kg seharga Rp.60.000 dan minyak goreng 2 liter seharga Rp.32.000, atau satu dus dengan harga Rp.190.000. Pemerintah Kota Banda Aceh turut memberikan subsidi harga, sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan lebih murah.

Program ini disambut positif oleh masyarakat, karena dinilai membantu menekan pengeluaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Baca Juga |  Polresta Banda Aceh Gelar Dzikir dan Doa untuk Korban Bencana

“Kami sangat terbantu. Harga beras di pasar sudah naik, tapi di sini bisa beli lebih murah dan kualitasnya bagus,” ujar Fatimah, salah satu warga Ulee Kareng.

Polresta Banda Aceh berkomitmen untuk terus melaksanakan program serupa secara berkelanjutan di berbagai kecamatan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong ketahanan pangan daerah.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Penetapan Komisaris BSI

Ekonomi Bisnis

BSI Tunjuk Cholil Nafis dan Sigit Pramono Jadi Komisaris
Mou Taspen dan Bank Aceh

Ekonomi Bisnis

Bank Aceh–Taspen Perkuat Layanan Pensiun
RUPST BSI 2025

Ekonomi Bisnis

Kinerja 2025 Kuat, BSI Tingkatkan Dividen Jadi Rp32,81 per Saham
UMKM Mutiara Kasab Aceh Barat

Ekonomi Bisnis

UMKM Mutiara Kasab Aceh Barat Siap Tampil di Persit Bisa 2026
JRG ajukan kasasi ke Mahkamah Agung usai dipailitkan.

Ekonomi Bisnis

PT JRG Ajukan Kasasi, Soroti Dugaan Dokumen Fiktif di Perkara Pailit
Produksi semen SBI melonjak.

Ekonomi Bisnis

Kinerja Melonjak! SBI Raup Laba Rp101,89 Miliar di Awal 2026
Ema Mutiara Deka. Perajin kasab.

Ekonomi Bisnis

Kisah Ema Mutiara Deka, Perajin Kasab Aceh yang Gerakkan Ekonomi Desa
Layanan digital bsi

Ekonomi Bisnis

BSI Perkuat Literasi dan Layanan Digital Inklusif