Home / Banda Aceh / Forum Publik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:29 WIB

SBI Komit Penuhi Kebutuhan Semen di Aceh

Banda Aceh – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SBI), induk perusahaan PT Solusi Bangun Andalas (SBA) selaku produsen Semen Andalas, menyatakan komitmennya untuk memprioritaskan pemenuhan kebutuhan semen di Aceh menyusul tingginya permintaan serta kenaikan harga semen yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Komitmen tersebut disampaikan usai pertemuan Direktur Operasi SBI, Edi Sarwono, dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Teuku Robby Irza, di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (5/8/2026).

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan pertemuan itu bertujuan memastikan produksi dan distribusi semen berjalan optimal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan harga kembali stabil.

“Agenda pertemuan memastikan produksi dan distribusi semen dapat berjalan maksimal. SBI juga berkomitmen memprioritaskan pemenuhan kebutuhan semen di Aceh,” ujar Nurlis di Banda Aceh, Rabu (6/8/2026).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut rapat evaluasi yang digelar Pemerintah Aceh bersama manajemen PT SBA pada 3 Agustus 2026 guna mencari solusi atas meningkatnya kebutuhan semen di daerah.

Baca Juga |  Aceh Susun Pergub Hak Penyandang Disabilitas

Dalam kesempatan itu, Sekda Aceh M. Nasir Syamaun menegaskan bahwa kenaikan harga semen telah berdampak langsung terhadap aktivitas konstruksi masyarakat, termasuk pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Aceh.

Menurut Nasir, harga semen di Aceh saat ini lebih tinggi dibandingkan sejumlah provinsi lain, meskipun industri dan bahan baku semen berada di Aceh. Karena itu, Pemerintah Aceh meminta SBI segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan pasokan sekaligus menekan harga di pasaran.

Ia menjelaskan kapasitas produksi pabrik SBI mencapai sekitar 5.400 ton per hari atau setara 135.000 sak semen, sementara kebutuhan Aceh diperkirakan sekitar 4.200 ton per hari atau sekitar 105.000 sak. Dengan kapasitas tersebut, Pemerintah Aceh meyakini kebutuhan daerah dapat dipenuhi apabila distribusi berjalan lancar.

Baca Juga |  Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA, JDIH Masih Tampilkan "Berlaku"

“Yang perlu diperkuat adalah optimalisasi distribusi dan kelancaran pasokan ke seluruh wilayah Aceh,” kata Nasir.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasi SBI Edi Sarwono menegaskan pihaknya akan mengoptimalkan produksi dan distribusi melalui lima terminal pengantongan, yakni Lhoknga, Krueng Raya (Malahayati), Lhokseumawe I, Lhokseumawe II, dan Belawan.

Seluruh terminal akan dioperasikan selama 24 jam dengan sistem tiga shift untuk memaksimalkan kapasitas distribusi. Selain itu, SBI juga akan melakukan evaluasi harian terhadap produksi dan distribusi hingga kondisi pasokan kembali normal.

“SBI berkomitmen memprioritaskan pemenuhan kebutuhan semen di Aceh melalui peningkatan produksi dan distribusi sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dan stabilitas harga segera kembali normal,” ujar Edi.

Ia juga memastikan pengiriman tambahan semen akan dilakukan secara bertahap sepanjang Agustus 2026, termasuk optimalisasi distribusi dari luar Aceh guna mendukung kebutuhan masyarakat serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Baca Juga |  UNDP–UNICEF Respon Surat Aceh, Dukungan Internasional Mulai Dibahas

Menurut Edi, kebutuhan semen masyarakat Aceh akan menjadi prioritas utama perusahaan sebelum dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan wilayah lainnya.

Pemerintah Aceh dan SBI pun sepakat memperkuat sinergi untuk menjaga ketersediaan semen sebagai dukungan terhadap percepatan pembangunan serta rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.

Sekda Aceh M. Nasir Syamaun mengapresiasi respons cepat SBI dalam menindaklanjuti permintaan Pemerintah Aceh. Ia berharap komitmen tersebut segera diwujudkan melalui peningkatan produksi, distribusi yang lebih lancar, serta stabilisasi harga sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Melalui pertemuan itu, Pemerintah Aceh memperoleh komitmen langsung dari manajemen pusat PT Solusi Bangun Indonesia untuk memprioritaskan pasokan semen bagi Aceh, mengoptimalkan operasional seluruh terminal pengantongan selama 24 jam, meningkatkan distribusi, serta melakukan evaluasi harian hingga pasokan dan harga semen kembali stabil.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

HUT Ke-53, Bank Aceh Perkuat Transformasi dan Amanah
Sinergi PLN dan Kapolda Aceh.

Banda Aceh

PLN Apresiasi Dukungan Polda Aceh Jaga Proyek Strategis Nasional
Fadhlullah hadiri Milad XXVIII Dayah Inshafuddindin

Banda Aceh

Wagub Aceh Dorong Penguatan Pendidikan Dayah
Silahturahmi MAA ke Kapolda aceh

Banda Aceh

Kapolda Aceh dan MAA Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Cambuk

Banda Aceh

Dari Hotel Ayani ke Taman Sari: Jejak Kasus Pale, Dari Penangkapan, Penangguhan hingga Vonis Cambuk
Bhakti sosial sip 56

Banda Aceh

Siswa SIP Angkatan 56 Polda Aceh Gelar Baksos di Panti Asuhan
Bank Aceh dan Taspen

Banda Aceh

Bank Aceh Dan Taspen Bekali ASN Jelang Pensiun
Hut purnawirawan Polri

Banda Aceh

Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian, Pesan Irjen Pol. Ruddi Setiawan