Home / Lingkungan / Peristiwa

Senin, 20 Oktober 2025 - 15:16 WIB

Tangse Terancam Rusak, Mahasiswa Aceh Desak Pemerintah Hentikan Tambang

Misbah Hidayat, Koorlap Aksi mahasiswa peduli lingkungan yang kecam perusahaan tambang, PT Serambi Timur di Tangse (Foto:Dok)

Misbah Hidayat, Koorlap Aksi mahasiswa peduli lingkungan yang kecam perusahaan tambang, PT Serambi Timur di Tangse (Foto:Dok)

Tangse, Pidie – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh, Misbah Hidayat, mengecam aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Serambi Timur Resources di kawasan Tangse, Kabupaten Pidie. Ia menilai kegiatan itu sebagai bentuk nyata kerakusan kapitalisme yang mengancam kelestarian alam dan ruang hidup masyarakat.

“Kerusakan ekologis akibat penambangan ini sangat serius. Hutan Tangse yang menjadi sumber air dan penghidupan warga kini terancam,” tegas Misbah dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).

Baca Juga |  Keren! WCD Aceh 2025 Sasar 50 Persen Sampah Terpilah

Misbah menilai pola kerja PT Serambi Timur mencerminkan logika kapitalisme yang hanya mengejar keuntungan tanpa memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. “Perusahaan ini melihat alam semata sebagai sumber ekonomi yang bisa dieksploitasi, tanpa peduli pada keberlanjutan ekosistem,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah dan transparansi perusahaan tambang tersebut. Misbah menilai izin IUP Eksplorasi Nomor 545/DPMPTSP/1349/IUP-EKS./2024 diterbitkan secara terburu-buru dan tanpa kajian mendalam.

Baca Juga |  Aktivis Perempuan Aceh Desak Pemerintah Perkuat Ruang Aman Bagi Perempuan

Misbah mendesak pemerintah menghentikan seluruh aktivitas tambang di Tangse dan melakukan kajian lingkungan yang komprehensif.

“Kami juga menuntut PT Serambi Timur untuk membuka akses informasi publik dan menyosialisasikan dampak ekologis dari kegiatan mereka,” tambahnya.

Ia mengingatkan, kerusakan akibat tambang bukan hal baru di Aceh. Kasus serupa pernah terjadi di Aceh Selatan, di mana air bersih menjadi keruh dan lahan pertanian rusak akibat aktivitas penambangan.

Baca Juga |  Kebakaran Ban Bekas di Aceh Besar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Tebal

Masyarakat Tangse bersama Forum Komunikasi Mahasiswa Tangse (FOKUSMATA) menyerukan agar pemerintah segera turun tangan dan melindungi kawasan hutan Tangse dari eksploitasi berlebihan.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Bantuan Kapolda Aceh atas penemuan bayi.

Peristiwa

Penemuan Bayi di Mesjid Aceh Jaya Kapolda Aceh Beri Bantuan
Kak Na dan sopir truk

Peristiwa

Nostalgia Kak Na, Diselamatkan Sopir Tangki Saat Banjir
jembatan Bailey

Peristiwa

Jembatan Bailey Polri di Aceh Utara Bergeser Akibat Luapan Sungai
Kuah Beulangong

Peristiwa

Kapolda Aceh Berbaur dengan Warga di Tradisi Kuah Beulangong
stok BBM Banda Aceh

Peristiwa

Polresta Banda Aceh Koordinasi dengan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
Kondisi siang hari di Banda aceh

Lingkungan

Cuaca Banda Aceh Makin Terik Februari–Maret, Ini Penjelasannya
penghargaan YIARI kepada bea cukai

Lingkungan

Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
Peta wilayah tambang

Lingkungan

20 IUP Tambang Terbit di Aceh 2025, Siapa Pejabat Penandatangan?