Home / Langsa / Lingkungan

Minggu, 30 November 2025 - 13:25 WIB

Kapal Patroli Bea Cukai Bawa Bantuan Banjir ke Langsa

Kapal Patroli BC 30001 resmi sandar di Pelabuhan Langsa membawa 2.000 dus mi instan dan 1.000 papan telur untuk korban banjir. (Foto: Arsip BC Aceh)

Kapal Patroli BC 30001 resmi sandar di Pelabuhan Langsa membawa 2.000 dus mi instan dan 1.000 papan telur untuk korban banjir. (Foto: Arsip BC Aceh)

Langsa — Kapal Patroli BC 30001 akhirnya resmi sandar di Pelabuhan Langsa pada pukul 10.30 WIB, setelah sejak pagi melakukan operasi Ship-to-Ship (STS) dengan KRI Sutedi Senoputro 378. Kedatangan kapal ini membawa tambahan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa dan wilayah sekitarnya, Minggu, 30 November 2025.

Baca Juga |  Kinerja 2025 Positif, DJBC Aceh Lampaui Target Penerimaan

Bantuan hasil STS tersebut terdiri dari 2.000 dus mi instan dan 1.000 papan telur ayam, yang langsung dikoordinasikan oleh Wali Kota Langsa bersama jajaran Pemerintah Kota. Setibanya di pelabuhan, seluruh bantuan segera dipindahkan dan didistribusikan ke titik-titik pengungsian maupun desa yang masih mengalami kekurangan pasokan.

Baca Juga |  Aliansi Mahasiswa Aceh Kritik Klaim Pemulihan Banjir 100 Persen

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, memastikan bahwa proses pemindahan dan penerimaan logistik berlangsung aman dan tertib.

“Kami memastikan bantuan ini segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Bea Cukai bersama berbagai pihak terus bekerja keras mempercepat pemulihan di Langsa dan daerah sekitarnya,” ujarnya.

Baca Juga |  Flower Aceh dan Lifeguards Aceh Salurkan Bantuan untuk 2.950 KK Korban Banjir

Kedatangan BC 30001 menambah pasokan logistik yang mulai berdatangan dari berbagai jalur, baik laut maupun darat. Pemerintah berharap distribusi cepat ini dapat memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir di beberapa titik kritis di Kota Langsa.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Dialog multipihak, FJL dan HAkA

Gayo Lues

Tanah Gayo Terancam Tambang, Kolaborasi Jadi Solusi
Musim kemarau di Aceh dan cuaca ekstrem.

Banda Aceh

Mengapa Suhu di Aceh Semakin Gerah? Ini Penyebab Cuaca Panas di Aceh
Dugong Conservation. Natural Aceh dan Yayasan KEHATI.

Aceh Besar

Kemunculan Dugong Langka di Lamreh Picu Konservasi Habitat Lamun di Aceh
Peresmian sumur bor PT solusi bangun Indonesia

Aceh Tamiang

Solusi Bangun Indonesia Resmikan Dua Sumur Bor di Aceh Tamiang
Deklarasi sikap Mahasiswa Aceh dan Liga Mahasiswa Malaya

Lingkungan

Mahasiswa Aceh-Malaya, Negara Belum Tuntaskan Krisis Ekologis Sumatera
Gempa Magnitudo 6,7

Lingkungan

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BPBD Data Kerusakan dan Dampak
Hutara rusak akibat hujan dan angin badai

Aceh Utara

Huntara Rusak Diterjang Hujan, Efektivitas Anggaran Dipertanyakan
Aktivis CSO Sumatera desak percepatan pemulihan bencana

Lingkungan

CSO Sumatera Desak Percepatan Pemulihan Bencana