Home / Banda Aceh / Sosial & Budaya

Senin, 13 April 2026 - 11:10 WIB

TP-PKK Aceh Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Program Aku Hatinya TP-PKK Aceh kembali digaungkan. Pekarangan rumah jadi solusi pangan keluarga. (Foto:Dok/Ist)

Program Aku Hatinya TP-PKK Aceh kembali digaungkan. Pekarangan rumah jadi solusi pangan keluarga. (Foto:Dok/Ist)

Banda Aceh — Tim Penggerak PKK Aceh mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan keluarga di tengah tantangan ekonomi dan ancaman krisis pangan.

Hal itu disampaikan Ketua Staf Ahli TP-PKK Aceh, Mukarramah Fadhlullah, saat membuka kegiatan Pokja III TP-PKK Aceh di Hotel Kumala, Minggu (12/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Mukarramah mengajak kader PKK untuk mengubah cara pandang terhadap pekarangan rumah. Menurutnya, lahan di sekitar rumah tidak sekadar ruang kosong, melainkan sumber pangan yang dapat dikelola secara produktif.

Baca Juga |  Polda Aceh Mediasi Sengketa HGU PT Bumi Flora

“Ketahanan pangan tidak harus dimulai dari skala besar. Dari rumah, kita bisa memastikan keluarga memperoleh asupan sehat dan bergizi,” ujarnya.

Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Iskandar, ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan.

Baca Juga |  Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat Bersihkan Wilayah Banjir Aceh

Melalui program Aku Hatinya PKK, masyarakat didorong menanam kebutuhan dapur seperti sayuran, cabai, rempah, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga buah-buahan. Selain mencukupi kebutuhan harian, hasil pekarangan juga berpotensi menambah penghasilan keluarga.

Mukarramah juga menyoroti pentingnya pola konsumsi sehat dan seimbang untuk mencegah masalah gizi, termasuk stunting. Ia berharap kader PKK dapat menjadi motor penggerak di masyarakat dalam mengedukasi dan mengajak warga memanfaatkan pekarangan secara berkelanjutan.

Baca Juga |  MPD Banda Aceh Gandeng APPAUDI Bahas Penyelenggaraan PAUD Berkualitas

Menurutnya, pengalaman Aceh menghadapi berbagai bencana menjadi pelajaran penting tentang perlunya kemandirian pangan di tingkat keluarga. Dalam situasi darurat, pekarangan produktif dapat menjadi penopang utama kebutuhan hidup.

“Sekecil apa pun lahan yang dimiliki, jika dikelola dengan baik akan memberi manfaat besar bagi keluarga,” tuturnya.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Marnia Kenalkan Kosmetik Lokal di Wisuda UUI
Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Marniati

Banda Aceh

Prof. Adjunct Marniati: Ikhtiar, Kejujuran, dan Ridha Allah Menjadi Jalan Kesuksesan
Wisuda Universitas Ubudiyah Indonesia

Banda Aceh

310 Mahasiswa UUI Diwisuda, Prof Marniati: Lulusan UUI Harus Terus Belajar

Banda Aceh

Pangdam IM Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh

Banda Aceh

Wagub Dek Fadh Kumpulkan Forkopimda Bahas Kondisi Aceh

Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Tangkap Terduga Penggelap Motor TNI

Banda Aceh

Prof. Marniati Hadir di Tengah Duka Keluarga Mahasiswi UUI

Banda Aceh

Pemprov Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tutup Usia