Idi Rayeuk – Delapan bulan pascabanjir bandang yang menerjang wilayah Idi Rayeuk pada November 2025, sejumlah warga di zona terdampak masih hidup dalam kondisi memprihatinkan.
Salah satunya dialami Cek Dos, warga Gampong Aceh, yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan bantuan perbaikan rumah meski dinding belakang rumahnya jebol diterjang banjir.
Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian struktur rumah milik Cek Dos masih retak parah dan ditopang kayu serta terpal seadanya demi mencegah bangunan ambruk total. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait efektivitas penyaluran bantuan pascabencana di Aceh Timur.
“Dinding belakang rumah saya jebol total sejak banjir. Sampai sekarang belum ada perbaikan sama sekali. Kami hanya bisa menambal seadanya agar tidak roboh,” kata Cek Dos kepada wartawan LamanNews, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, ia telah mengikuti proses pendataan dan verifikasi korban terdampak banjir. Namun hingga kini, belum ada kepastian apakah namanya masuk dalam daftar penerima bantuan rehabilitasi rumah.
“Kalau memang ada masalah data, tolong dijelaskan. Kami hanya ingin kepastian karena keluarga kami tinggal dalam kondisi tidak aman,” ujarnya.
Keluhan serupa disebut juga dialami sejumlah warga lain di Gampong Aceh. Warga mengaku kesulitan memperoleh informasi terkait status bantuan karena proses administrasi dinilai tidak transparan dan lambat.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Gampong Aceh, Putra Tri Mareta, mengatakan pihak desa telah mengusulkan seluruh data warga terdampak ke pemerintah kabupaten sesuai prosedur yang berlaku.
“Jika ada warga yang belum menerima bantuan, kemungkinan masih dalam proses verifikasi ulang terkait administrasi atau kuota penerima. Kami tetap mendampingi warga untuk proses klarifikasi,” kata Putra.
Kasus ini menjadi sorotan publik terhadap percepatan pemulihan pascabencana di Aceh Timur. Warga berharap pemerintah daerah segera memastikan transparansi data serta percepatan realisasi bantuan agar masyarakat terdampak tidak terus hidup dalam ketidakpastian. (hend)









