Home / Aceh Tengah / Lingkungan

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:51 WIB

Aceh Tengah Terisolir, Heli TNI AU Datangkan Bantuan

Prajurit TNI AU menyalurkan bantuan ke wilayah terisolir Aceh Tengah. (Foto: Arsip LANUD)

Prajurit TNI AU menyalurkan bantuan ke wilayah terisolir Aceh Tengah. (Foto: Arsip LANUD)

Aceh Besar — Upaya percepatan penanganan bencana di Aceh kembali diperkuat oleh TNI Angkatan Udara. Helikopter H225M Caracal dengan tail number HT-7205 dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor kembali menjalankan misi kemanusiaan pada Jumat, 5 Desember 2025, dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) sekaligus mengevakuasi warga yang terisolir akibat bencana di Aceh Tengah.

Heli Caracal yang dipiloti oleh Kapten Pnb Bagus lepas landas dari Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh, Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) menuju wilayah Aceh Tengah—salah satu daerah yang hingga kini masih sulit dijangkau akibat rusaknya akses darat.

Baca Juga |  Fenomena Langka: Siklon Senyar Picu Hujan Ekstrem di Aceh dan Sumatra Utara

Dalam tahap pertama misi, helikopter melakukan droping logistik di Jagong Jeget, Aceh Tengah. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan dasar warga terdampak yang sudah beberapa hari kesulitan mengakses suplai makanan dan perlengkapan darurat.

Setelah proses droping, helikopter melanjutkan penerbangan ke Bandara Malikulsaleh, Aceh Utara, untuk melakukan loading ulang bansos sebelum kembali ke Aceh Tengah guna memperkuat distribusi bantuan.

Baca Juga |  UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Sungkyunkwan University Korea Selatan

Selain mengangkut bantuan, Caracal HT-7205 juga mengevakuasi tiga warga Aceh Tengah yang terjebak akibat jalur darat tertutup total. Ketiganya merupakan mahasiswa S2 yang tengah menyelesaikan tesis di salah satu perguruan tinggi di Malang dan harus segera keluar dari wilayah terdampak.

Setibanya di Lanud Sultan Iskandar Muda, proses evakuasi berlangsung aman dan lancar. Para korban selanjutnya mendapatkan pendampingan lanjutan dari tim penanganan darurat di posko utama.

Baca Juga |  Polda Aceh Ungkap 51,79 Gram Sabu di Bireuen, Dua Pelaku Diamankan Polisi

Operasi udara ini menjadi bagian dari rangkaian misi kemanusiaan TNI AU yang terus dikerahkan sejak banjir dan longsor besar melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir. Keberadaan helikopter Caracal dengan kemampuan angkut besar dan manuver di medan ekstrem memudahkan distribusi bantuan ke wilayah-wilayah yang terputus dari akses transportasi.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Bangkai gajah mati di areal perkebunan PT MPLI Aceh Tamiang.

Banda Aceh

Dua Gajah Mati Beruntun, BKSDA Aceh Didesak Evaluasi Menyeluruh
Dialog multipihak, FJL dan HAkA

Gayo Lues

Tanah Gayo Terancam Tambang, Kolaborasi Jadi Solusi
Musim kemarau di Aceh dan cuaca ekstrem.

Banda Aceh

Mengapa Suhu di Aceh Semakin Gerah? Ini Penyebab Cuaca Panas di Aceh
Sekolah darurat Aceh Tengah

Aceh Tengah

Ketua TP PKK Aceh Kunjungi Sekolah Darurat Pascabencana di Linge
Dugong Conservation. Natural Aceh dan Yayasan KEHATI.

Aceh Besar

Kemunculan Dugong Langka di Lamreh Picu Konservasi Habitat Lamun di Aceh
Peresmian sumur bor PT solusi bangun Indonesia

Aceh Tamiang

Solusi Bangun Indonesia Resmikan Dua Sumur Bor di Aceh Tamiang
Deklarasi sikap Mahasiswa Aceh dan Liga Mahasiswa Malaya

Lingkungan

Mahasiswa Aceh-Malaya, Negara Belum Tuntaskan Krisis Ekologis Sumatera
Gempa Magnitudo 6,7

Lingkungan

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BPBD Data Kerusakan dan Dampak