Home / Aceh Tengah / Forum Publik

Sabtu, 5 September 2026 - 12:24 WIB

Natural Aceh : Kopi Gayo Jadi Mesin Bisnis KDMP Aceh Tengah

Peserta Pelatihan penguatan jaringan usaha koperasi komoditi kopi di Aceh Tengah. (Foto:Dok/Natural Aceh)

Peserta Pelatihan penguatan jaringan usaha koperasi komoditi kopi di Aceh Tengah. (Foto:Dok/Natural Aceh)

Aceh Tengah — Kementerian Koperasi Republik Indonesia mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Aceh Tengah mengembangkan jaringan usaha berbasis komoditas Kopi Gayo.

Dorongan tersebut mengemuka dalam kegiatan Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Komoditi Kopi yang berlangsung di Takengon, Aceh Tengah, pada 2–4 September 2026.

Kegiatan itu mempertemukan sekitar 60 peserta dari KDMP dengan pemerintah daerah, koperasi berpengalaman, pelaku usaha dan pemangku kepentingan sektor kopi.

Kopi menjadi salah satu basis pengembangan usaha karena Aceh Tengah merupakan sentra utama Kopi Gayo yang memiliki reputasi di pasar nasional maupun internasional.

Selama tiga hari, peserta mendapat pembekalan melalui pelatihan dan kunjungan lapangan. Sejumlah pemateri yang hadir antara lain Ketua Koperasi Produsen BQ Baburrayan Rizwan Husin, Kepala Kebun Percobaan Gayo BPTP Aceh Khalid B Baramsyah, Tenaga Ahli Budidaya Kopi Arabika Herliasna dan Kepala Cabang ID Food Aceh Andri Hatrivianto.

Baca Juga |  Personel Kodim 0106/Aceh Tengah Gerak Cepat Tangani Longsor di Genting Gerbang

Potensi bisnis tersebut terlihat dalam sesi business matching pada akhir kegiatan. Nilai kerja sama yang terhimpun mencapai Rp29,8 miliar.

Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha Kementerian Koperasi RI, Cecep Setiawan, mengatakan KDMP tidak perlu membangun bisnis dari nol.

Menurutnya, koperasi desa yang masih berkembang dapat membangun kemitraan dengan koperasi eksisting yang telah memiliki pengalaman, jaringan pasar, fasilitas dan kemampuan mengelola bisnis kopi.

Salah satu model yang dapat dijadikan rujukan adalah Koperasi Baburrayyan yang telah berkembang dalam ekosistem bisnis Kopi Gayo.

Pola kemitraan dinilai dapat mempercepat penguatan kapasitas KDMP sekaligus membuka akses terhadap rantai usaha dan pasar yang lebih luas.

Pengembangan jaringan usaha diarahkan agar KDMP tidak sekadar menjadi lembaga di tingkat desa, tetapi berkembang sebagai pelaku ekonomi. Koperasi dapat mengambil peran mulai dari menghimpun produksi petani, pengadaan, pengolahan, peningkatan kualitas, perdagangan hingga pemasaran.

Baca Juga |  Perempuan Aceh Bawa MARNIA ke Panggung Nasional, Bidik Pasar Asia

Dengan jaringan usaha yang kuat, KDMP diharapkan menjadi penghubung antara petani dan pasar sehingga Kopi Gayo tidak hanya keluar dari desa sebagai bahan baku, tetapi memiliki peluang menghasilkan nilai tambah lebih besar melalui koperasi.

Plt Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Drs. Alam Syuhada, MM, menyambut positif pengembangan jaringan tersebut.

Ia menyebut kopi merupakan salah satu komoditas utama yang menopang perekonomian masyarakat Aceh Tengah. Karena itu, penguatan koperasi melalui bisnis kopi dinilai berpotensi memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Kementerian Koperasi menilai Aceh Tengah memiliki modal kuat untuk mengembangkan model koperasi berbasis komoditas unggulan, mulai dari petani, komoditas bereputasi internasional, koperasi berpengalaman hingga pasar yang telah terbentuk.

Tantangannya adalah menghubungkan seluruh potensi tersebut dalam jaringan usaha yang saling menguntungkan.

Jika ekosistem berjalan optimal, penguatan KDMP berpotensi meningkatkan posisi petani dalam rantai nilai Kopi Gayo. Koperasi desa diharapkan berkembang menjadi unit bisnis dengan produksi, pasar, mitra dan nilai ekonomi yang jelas.

Baca Juga |  Mentan Janji Perkuat Pengembangan Kopi Gayo

Penguatan jaringan juga membuka peluang bisnis turunan kopi, peningkatan kualitas pascapanen, penguatan branding produk lokal hingga perluasan akses pasar.

Dengan potensi tersebut, Aceh Tengah berpeluang menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan KDMP berbasis komoditas unggulan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Rencana Pengembangan Akselerasi Jaringan Usaha Kementerian Koperasi RI Arief Legowo, ST, MM, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Aceh Tengah Marwandi Muthe, ST, MM.

Kegiatan Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Komoditi Kopi diselenggarakan Natural Aceh Corp sebagai event organizer sekaligus salah satu inkubator bisnis LPDB Kementerian Koperasi dan inkubator SIPENSI Kementerian UMKM.

Reporter: ,
Editor:

Share :

Baca Juga

Pemulihan lahan petani Pasca bencana

Forum Publik

PERMAMPU Dorong Pemulihan Lahan dan Kepemimpinan Perempuan Petani
Advokasi perempuan berbasis data

Banda Aceh

Balai Syura dan UN Women Perkuat Advokasi Perempuan di Aceh
Pelatihan kepemimpinan perempuan

Banda Aceh

Balai Syura dan UN Women Perkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Aksi Iklim
Hari Lansia Internasional 2026

Banda Aceh

Perempuan Lansia Perdesaan Diminta Tak Dipandang sebagai Beban
Riswati

Banda Aceh

Flower Aceh Dorong Implementasi RAD P3AKS di Aceh
Pemutaran film Inong Peudame tentang peran perempuan dalam perdamaian Aceh

Aceh Besar

Perempuan Aceh dan Perdamaian Dibahas dalam Dialog Inong Peudame
Talkshow Marnia the modern women

Banda Aceh

Talk Show Marnia Dorong Perempuan Aceh Jadi Cantik, Cerdas dan Berkarakter

Banda Aceh

Samsat Batoh Perkuat Layanan dan Cegah Calo