Bener Meriah — Sinergi antara TNI, masyarakat, dan relawan terlihat dalam pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Sukajadi dan Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Senin (6/4/2026).
Personel Koramil 02/Wih Pesam bersama warga membangun jembatan menggunakan batu beronjong sebagai fondasi utama, menyusul rusaknya jembatan sebelumnya yang menghambat mobilitas masyarakat.
Kerusakan infrastruktur tersebut sempat mengganggu aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan warga di dua desa tersebut.
Danramil 02/Wih Pesam, Jan Suhardi, mengatakan pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga.
“Ini wujud kolaborasi TNI, masyarakat, dan relawan agar aktivitas warga tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong menjadi kunci percepatan pembangunan jembatan darurat tersebut, sembari menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen dari pemerintah.
Warga menyambut positif pembangunan ini. Imran (47), warga Desa Sukajadi, mengaku akses yang sempat terhambat kini kembali normal, terutama untuk membawa hasil kebun.
Pembangunan jembatan darurat ini menjadi solusi cepat dalam memulihkan konektivitas wilayah, sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur di daerah.








