Idi, Aceh Timur — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Aceh Timur membuka posko penggalangan donasi dan menyalurkan bantuan sembako bagi korban banjir di Aceh Timur. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua DPD, Zubir Capang, bersama Sekretaris, T. Muhammad Ajuf, di Masjid Baitul Mannan (Masjid Lama), Gampong Aceh, Idi, Selasa, 2 Desember 2025
Menurut data dari BPBD Kabupaten Aceh Timur, hingga 26 November 2025 tercatat 29.706 warga terdampak banjir di Aceh Timur. Jumlah rumah yang terendam mencapai 7.972 unit sehingga banyak warga harus mengungsi atau menjalani kondisi darurat.
Sementara itu, data Posko Tanggap Darurat Bencana untuk seluruh Provinsi Aceh menyebut bahwa secara total korban meninggal akibat banjir dan longsor telah mencapai 156 orang, dengan 181 jiwa hilang dan sekitar 1.838 orang luka-luka. Korban tersebar di beberapa kabupaten, termasuk Aceh Timur.
Dengan kondisi darurat tersebut — akses terputus, listrik dan komunikasi terhenti, serta ribuan warga terdampak — upaya bantuan kemanusiaan seperti yang dilakukan Tani Merdeka menjadi sangat krusial.
Ketua Tani Merdeka Aceh Timur, Zubir Capang, menyampaikan bahwa posko donasi dibuka untuk menerima bantuan berupa sembako, air bersih, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya. Bantuan akan disalurkan ke korban banjir yang sulit dijangkau, terutama di wilayah pesisir dan pedalaman.
“Kami berkomitmen membantu sebanyak mungkin warga terdampak. Posko ini akan terus menerima donasi dan menyalurkan bantuan secara berkala hingga kondisi membaik,” ujar Zubir.
Sekretaris Tani Merdeka Aceh Timur, T. Muhammad Ajuf, menambahkan bahwa aksi ini bertujuan meringankan beban warga — terutama bagi keluarga, lansia, dan anak-anak — yang kini hidup dalam ketidakpastian.
Mereka juga menyerukan kepada masyarakat luas, relawan, dan organisasi kemanusiaan untuk bergabung mendukung gerakan ini agar distribusi bantuan bisa menjangkau seluruh korban.








