Home / Kesehatan

Rabu, 5 November 2025 - 18:35 WIB

Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Kanker dan Tumor bagi Pegawai

Pegawai Bea Cukai Aceh mendengarkan pemaparan materi dari Yayasan Melawan Kanker Bersama Indonesia. (Foto:Dok/Bea Cukai)

Pegawai Bea Cukai Aceh mendengarkan pemaparan materi dari Yayasan Melawan Kanker Bersama Indonesia. (Foto:Dok/Bea Cukai)

Banda Aceh — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya kesehatan pegawai, Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi (PROKSI) dengan tema “Pengenalan dan Pemahaman Penyakit Kanker dan Tumor”, yang berlangsung di Learning Corner Satellite (LCS), Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri seluruh pejabat dan pegawai Bea Cukai Aceh sebagai bentuk komitmen dalam membangun pola hidup sehat dan produktif di lingkungan kerja.

Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, membuka kegiatan dengan pesan penting agar seluruh pegawai menjaga kesehatan secara konsisten, baik untuk diri sendiri maupun keluarga.

Baca Juga |  Tokoh Aceh Dorong Peran Pemuda Pasca-MoU Helsinki

“Tubuh yang sehat adalah fondasi produktivitas. Dengan kesehatan yang terjaga, kita dapat bekerja lebih optimal dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi keluarga,” ujar Bier Budy dalam sambutannya.

Materi utama disampaikan oleh Ike Purwantine dari Yayasan Melawan Kanker Bersama Indonesia (YMKBI). Dalam paparannya, Ike menjelaskan secara komprehensif mengenai kanker dan tumor, mulai dari penyebab, faktor risiko, gejala, hingga pentingnya deteksi dini.

Ia menekankan bahwa kanker bisa berkembang dari tumor jinak menjadi tumor ganas, dan dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Karena itu, pemahaman serta deteksi dini menjadi langkah paling efektif dalam pencegahan.

Baca Juga |  Blue Sky Rescue Malaysia Dapat Apresiasi atas Bantuan untuk Aceh

Selain teori, peserta juga mendapatkan edukasi tentang gaya hidup sehat untuk menurunkan risiko kanker dan tumor, seperti:

  • Menjaga pola makan sehat dan seimbang,
  • Memperbanyak konsumsi buah serta sayuran tinggi serat,
  • Menghindari makanan olahan, lemak jenuh, dan bahan pengawet,
  • Berolahraga rutin, mengelola stres, dan menjaga berat badan ideal,
  • Serta menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol.

Ike juga mendorong pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, seperti SADARI, pap smear, USG, dan pemeriksaan medis sesuai usia, guna mendeteksi risiko sejak dini.

Baca Juga |  Khanduri Jazz 2026 Semarakkan International Jazz Day di Banda Aceh

Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Aceh memperluas pelaksanaan PROKSI tidak hanya pada bidang teknis kepabeanan dan cukai, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup pegawai.

Kegiatan ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menerapkan gaya hidup sehat dalam keseharian dan menjadikan pencegahan penyakit sebagai budaya kerja positif.

“Kesehatan bukan sekadar bebas dari penyakit, tapi tentang menjaga keseimbangan hidup yang produktif, bahagia, dan bermakna,” pungkas Bier Budy.

Reporter:
Editor:

Share :

Baca Juga

Posyandu nasional

Kesehatan

Kak Na: Aceh Harus Jadi Standar Nasional Posyandu 2026
Wagub Aceh tegaskan mengenai JKA

Kesehatan

JKA Direstrukturisasi, Wagub Pastikan Kelompok Rentan Tetap Dilindungi
Wakil Bupati Aceh Besar melantik empat kepala puskesmas Aceh Besar

Kesehatan

Empat Kepala Puskesmas Aceh Besar Dilantik, Publik Tunggu Uji Kinerja
Posko Kesehatan BSI di kualasimpang

Kesehatan

BSI Buka Posko Kesehatan Pascabanjir di Kuala Simpang
Nakes Polri Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Korban Banjir

Kesehatan

Polri Buka Posko Kesehatan Gratis di Aceh Tamiang

Kesehatan

YABANI Fokus Pulihkan Pendidikan dan Kesehatan Anak Korban Banjir di Aceh
Wamen Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka meninjau rumah warga di Kuta Cot Glie, Aceh Besar

Kesehatan

Sanitasi dan Air Bersih Kunci Pencegahan Stunting di Aceh Besar
Peserta diskusi kritis PERMAMPU dari berbagai kabupaten/kota di Sumatra.

Kesehatan

Hak Kesehatan Sekual Reproduksi Adalah Hak Asasi Perempuan