Bireuen — Upaya penguatan pendidikan karakter anak usia dini terus digalakkan Yayasan Bina Anak Usia Dini (YABANI) melalui program Road Show Yabani Berkisah. Kali ini, kegiatan edukatif tersebut menyapa anak-anak di Kabupaten Bireuen dengan menghadirkan pendongeng nasional Kak Bimo, Minggu (25/1/2026).
Road show berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni TK IT Kota Juang Bireuen dan TK Nusa Indah di Desa Gampong Raya Tambo, Kecamatan Peusangan. Kehadiran Kak Bimo disambut antusias oleh anak-anak, guru, serta orang tua yang turut mendampingi jalannya kegiatan.
Di TK IT Kota Juang Bireuen, Kak Bimo tampil dengan konsep cerita yang berbeda dari sesi sebelumnya. Anak-anak diajak memasuki dunia kerajaan masa lalu melalui kisah-kisah imajinatif yang sarat pesan moral. Cerita tersebut menekankan nilai keteladanan, kepemimpinan, keberanian, serta kejujuran sebagai fondasi karakter seorang pemimpin.
Pendekatan bercerita yang interaktif membuat anak-anak terlibat aktif sepanjang sesi. Kak Bimo mengajak mereka berdialog, menirukan suara tokoh, hingga merespons alur cerita dengan ekspresi spontan. Suasana belajar pun terasa hidup dan menyenangkan, jauh dari kesan formal yang kaku.
Pada hari yang sama, Road Show Yabani Berkisah berlanjut ke TK Nusa Indah, Gampong Raya Tambo. Di lokasi ini, Kak Bimo mengangkat tema berbeda, yakni pentingnya menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui cerita ringan yang dibalut keceriaan, anak-anak dikenalkan pada ajaran Islam yang menempatkan kebersihan sebagai bagian dari iman.
Pesan tentang membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan diri, serta merawat lingkungan disampaikan dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak-anak usia dini.
Metode bercerita khas Kak Bimo yang ekspresif dan komunikatif membuat pesan moral tersebut terserap tanpa kesan menggurui.
Ketua Posko Yabani, Dhulhadi, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme anak-anak di setiap lokasi kegiatan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah, para guru, serta orang tua yang telah mendukung penuh pelaksanaan Road Show Yabani Berkisah di Bireuen.
“Melihat semangat adik-adik setiap kali Yabani Berkisah hadir adalah energi besar bagi kami. Ini menjadi penguat bahwa pendekatan edukasi melalui cerita masih sangat relevan dan dibutuhkan,” ujar Dhulhadi, yang akrab disapa Ayah Hadi.
Menurutnya, pendidikan karakter sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang tangguh, berakhlak, dan memiliki empati sosial. Cerita, kata dia, menjadi medium efektif untuk menanamkan nilai-nilai tersebut karena dekat dengan dunia anak.
Dhulhadi juga berpesan agar anak-anak tetap ceria, tabah, dan bersemangat dalam menempuh pendidikan, meski menghadapi berbagai tantangan di sekitarnya. Ia menekankan bahwa proses belajar tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan sikap, kebiasaan baik, dan karakter positif.
Road Show Yabani Berkisah sendiri merupakan bagian dari komitmen Yayasan Bina Anak Usia Dini (YABANI) dalam menghadirkan model edukasi yang humanis, inklusif, dan menyenangkan. Program ini secara konsisten menyasar anak-anak usia dini di berbagai wilayah Aceh sebagai upaya membangun ketahanan mental dan karakter sejak dini.
Melalui kolaborasi antara relawan, pendidik, dan pendongeng profesional, YABANI berharap kegiatan berkisah dapat menjadi ruang belajar alternatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membekali anak-anak dengan nilai kehidupan yang akan mereka bawa hingga dewasa.








