Bangkok – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) memperluas wawasan akademik mahasiswa di bidang sains dan teknologi halal melalui kunjungan ke The Halal Science Center, Chulalongkorn University, Thailand, Rabu (21/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program International Student Mobility Batch 10 yang berlangsung pada 18–23 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, puluhan mahasiswa UUI berkesempatan mempelajari secara langsung penerapan penelitian ilmiah dan teknologi dalam mendukung pengembangan produk halal.
Di pusat penelitian tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan fasilitas laboratorium, proses penelitian, serta pengembangan produk farmasi dan kesehatan yang berkaitan dengan aspek kehalalan. Mereka juga memperoleh penjelasan mengenai pengujian bahan dan penggunaan basis data untuk menelusuri status halal berdasarkan fatwa dan sertifikasi.
Pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa penentuan status halal tidak hanya bergantung pada komposisi bahan, tetapi juga memerlukan dukungan penelitian ilmiah, pengujian laboratorium, serta informasi yang akurat dan dapat ditelusuri.
Pendekatan berbasis sains tersebut semakin penting seiring berkembangnya industri pangan, farmasi, dan kesehatan yang menuntut pemenuhan standar keamanan, kualitas, dan kehalalan produk.
Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Ubudiyah Indonesia, Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes., turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Ia menilai program internasional menjadi salah satu upaya UUI memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan perguruan tinggi dan pusat penelitian di luar negeri.
“Kunjungan ke The Halal Science Center, Chulalongkorn University, Thailand, menjadi salah satu agenda yang memperkaya pengalaman belajar mahasiswa UUI selama berada di Thailand,” kata Marniati.
Penasihat UUI, Prof. Emeritus Datuk Dr. Kamaruddin bin Hussin, FASc., juga menjadi bagian dari rangkaian program International Student Mobility Batch 10. Kehadiran unsur yayasan dan penasihat universitas tersebut turut mendukung pelaksanaan program akademik lintas negara.
Selain kunjungan ke pusat penelitian halal, mahasiswa UUI juga mengikuti sejumlah agenda lain, di antaranya kunjungan industri ke iMAKE Engineering, kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok, serta kunjungan akademik ke Faculty of Pharmacy, Mahidol University.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas, mulai dari penelitian dan pengembangan teknologi hingga pengenalan praktik industri serta lingkungan akademik internasional.
Melalui program ini, UUI berupaya memperkuat wawasan global mahasiswa sekaligus mendorong mereka memahami penerapan ilmu pengetahuan dalam menjawab kebutuhan industri. Pengalaman lintas negara tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring akademik, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja.









